Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

TAHUN INI, JUMLAH SMP PESERTA UNBK SEMAKIN BERTAMBAH

Gambar berita
10 Januari 2017 (18:47)
Pendidikan
8133x Dilihat
0 Komentar
admin

Tahun 2017, jumlah SMP (sekolah menengah pertama) di Kabupaten Pasuruan yang akan mengikuti UNBK (ujian nasional berbasis komputer) semakin bertambah.

Apabila tahun 2016 lalu hanya 5 SMP saja, akan tetapi tahun ini, khususnya hingga hari ini, Selasa (10/01), sudah ada 16 sekolah yang  mendaftar untuk dapat melaksanakan unas dengan sistem Computer Based Test alias CBT.

Hasbullah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan mengatakan, dari 16 SMP terbagi menjadi 7 SMP negeri dan 9 swasta. Mereka diantaranya SMPN I dan 2 Nguling, SMPN I Wonorejo, SMP Terbuka Wonorejo, SMPN I Gondangwetan, SMP Terbuka Gondangwetan, SMPN I Purwosari, SMP Yadika Bangil, SMP Al Yasini Kraton, SMP Maarif NU Pandaan, SMP Al Ma’hadul Islami Beji, SMP Darul Ulum 5 Rebalas, SMPN 3 Bangil, SMPN I Lekok dan SMP Terbuka Lekok. Sedangkan 5 SMP yang lebih dulu telah melaksanakan UNBK pada tahun 2016 adalah SMPN I Bangil, SMPN 2 dan 2 Pandaan, SMPN 1 Gempol dan SMP NU Lekok.

“16 sekolah yang mendaftar adalah sampai hari ini, karena dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur masih membuka pendaftaran sampai tanggal 15 Januari ini. Jadi kami prediksikan masih banyak sekolah yang akan mendaftar,” terangnya.

Ditambahkan Hasbullah, meskipun rata-rata sekolah tersebut belum sepenuhnya memiliki komputer sesuai dengan jumlah peserta UNBK, akan tetapi mereka sudah melaksanakan MoU (memorandum of understanding) atau kerja sama dengan SMA maupun SMK yang berdekatan dengan SMP bersangkutan.

“Contohnya saja SMPN I Nguling yang sudah MoU dengan SMKN I Nguling untuk lokasi pelaksanaan UNKB hingga penggunaan komputer itu sendiri. Mengenai sistem nya apakah sewa atau pinjam pakai, itu kami serahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal masih sedikitnya SMP di Kabupaten Pasuruan yang siap UNBK, Hasbullah menegaskan bahwa seluruhnya tergantung dari masing-masing sekolah yag bersangkutan.  Dari 147 SMP negeri swasta, yang siap hanya 21 sekolah, sedangkan yang lain masih melaksanakan PBT (paper based test) alias ujian tertulis. Oleh karenanya, Dispendik menurut Hasbullah akan terus mengajak SMP-SMP agar beralih ke UNBK.

“Sudah saatnya semua sekolah bisa maju dengan mengikuti jaman. Dari 13.813 siswa kelas IX se-Kabupaten Pasuruan, Insya allah akan terus kami arahkan untuk siap mengikuti UNBK, termasuk kesiapan sekolah itu sendiri,” ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Orang Gelar Aksi Tanam dan pelihara Pohon di Lahan Rawan Tanah Gerak di Purwodadi

Pasca kejadian tanah gerak yang terjadi beberapa bulan lalu, ratusan orang dari...

Article Image
TMMD ke 127 di Kabupaten Pasuruan, Resmi Dimulai

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kabupa...

Article Image
Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi. Mas Rusdi : Ini Jadi Momentum Lahirkan Tenaga Kerja Kompeten dan Siap Bersaing

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo membuka pelatihan berbasis kompetensi (PBK), Selas...

Article Image
UPT LKD Kabupaten Pasuruan Kembali Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

UPT LKD Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan kembali menggelar pelatihan ber...

Article Image
Mas Rusdi, Mas Adi dan Gus Shobih Hadiri Hari Pers Nasional 2026

Hari ini, Senin (9/2/2026) bertepatan dengan Peringatan Hari Pers Nasional ke 80...