Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tahun Politik, Pemkab Pasuruan Targetkan Nilai Investasi Daerah Rp 9,5 T

Gambar berita
19 Februari 2024 (06:11)
Pelayanan Publik
2211x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Memasuki tahun politik, Pemkab Pasuruan tak muluk-muluk dalam urusan nilai investasi yang masuk ke daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, tahun ini  pemerintah hanya mematok target sebesar Rp 9,5 triliun.

Apabila dibandingkan dengan tahun 2023 lalu hingga dipatok sebesar Rp 10,5 Trilyun, target nilai investasi tahun ini sengaja diturunkan. Sebab pihaknya telah mengasumsikan bahwa investor juga masih wait and see untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Pasuruan. Sampai struktur pemerintahan jelas usai Pemilu selesai digelar.

"Karena kondusifitas wilayah juga berpengaruh pada pertumbuhan investasi. Jadi tidak hanya pemilu ini saja, kami juga asumsikan investor masih wait and see sampai setelah pilkada," kata Syaifudin di sela-sela kesibukannya, Senin (19/2/2024) pagi.

Besaran nilai investasi yang ditargetkan tahun ini, menurut Syaifuddin sudah cukup ideal. Terlebih pertumbuhan investasi biasanya memang baru bergulir signifikan di penghujung tahun. Sama halnya yang terjadi tahun lalu.

"Tahun lalu ketika bulan-bulan pertama masih kisaran Rp 8 triliunan. Masifnya memang ketika akhir tahun," ujar dia.

Lebih lanjut Syaifudin menegaskan bahwa belum rampungnya revisi peraturan daerah rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) juga diperkirakan membuat iklim investasi tidak melesat cepat. Karena bagaimanapun investor perlu kepastian regulasi.

"Payung hukumnya kan ada pada RTRW yang sekarang masih berproses di kementerian. Jadi semua wait and see. Tapi sebenarnya hasil gathering invesment kemarin banyak juga investor yang tertarik di Pasuruan," pungkasnya.

Meski diturunkan, namun Syaifudin tak memungkiri beberapa sektor masih menjadi potensi yang menjanjikan bagi investor. Mulai dari sektor sumber daya air, energi, pariwisata, pertanian, perikanan, peternakan, hingga kawasan industri.

Hanya saja, pihaknya juga harus realistis dalam menargetkan nilai investasi di tahun ini. Dalam artian menyesuaikan kondisi dan situasi di dalam negeri yang dapat mempengaruhi iklim investasi di daerah.

"Kalau tahun lalu realisasnya sampai Rp 20 trilyun. Tetapi tahun ini, kami juga mesti realistis dalam menetapkan proyeksi investasi yang akan tumbuh, karena tahun politik," kata dia. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Target Lolos Liga 2. Kepengurusan Persekabpas Resmi Diserahkan ke Bupati Rusdi Sutejo

Nasib keberlanjutan Persekabpas di masa mendatang, sepertinya berbuah angin sega...

Article Image
Tak Terpengaruh Gejolak Timur Tengah. Jumlah Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Pasuruan Melonjak

Sebulan sejak diresmikan, jumlah pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non...

Article Image
Safari Ramadhan Pemkab Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Kerja Maksimal di Tengah Keterbatasan Anggaran

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Pendopo Kab...

Article Image
Tanya Jawab Seputar Puasa Meriahkan Tadarus dan Pengajian PKK Kabupaten Pasuruan

Tadarus Al Qur'an dan Pengajian yang diadakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten P...

Article Image
Cuaca Ekstrim. 18 Lokasi di 3 Kecamatan Terjadi Longsor. 3 Warga Alami Luka, 4 Kendaraan Jatuh ke Jurang

Intensitas hujan yang sangat lebat disertai angin kencang selama berjam-jam seja...