Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

TAK ADA KATA LELAH, BUPATI IRSYAD AKAN BAWA URUSAN PRONA KE PEMERINTAH PUSAT

Gambar berita
06 Maret 2017 (20:48)
Pelayanan Publik
5209x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf sepertinya tak punya kata “Lelah” untuk memperjuangkan hak dan aspirasi masyarakatnya.

Permasalahan pelaksanaan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Pasuruan hingga menjadikan salah satu Aparat Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati terjerat kasus pungli, membuat Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf angkat bicara.

Adik kandung Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf tersebut menegaskan, prona merupakan program Presiden Joko Widodo bagi semua daerah se-Indonesia  dengan tujuan memudahkan masyarakat agar memiliki sertifikat tanah dengan system gratis. Di Kabupaten Pasuruan sendiri ditargetkan mencapai 15.000 sertifikat tanah di 11 desa di 6 kecamatan, yakni Grati, Winongan, Nguling, Kraton, Pohjentrek, dan Lumbang. Akan tetapi, program prona tidak memperhatikan biaya pra pendaftaran kepengurusan yang secara jelas di lapangan, dikenai biaya tertentu.

“Kalau prona nya gratis, tapi untuk pemberkasan sampai dengan pengukuran batas tanah dikenai biaya. Contohnya saja untuk pengukuran tanah sampai petugas nya ada biaya tersendiri. Dari situlah kami berharap pemerintah pusat akan mengevaluasi semuanya, agar tidak ada mis komunikasi antara pemohon dan kepala desa,” kata Irsyad saat menggelar Jumpa Pers di Pringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pasuruan, Senin (06/03).

Untuk itu, dalam waktu dekat, Pemkab Pasuruan akan mengirim surat kepada Kementerian Agraria agar meninjau ulang perihal aturan yang ada dalam prona itu sendiri. Kata Irsyad, surat tersebut langsung dikirim besok (Selasa, 07/02), dengan harapan agar ada tindak lanjut untuk perbaikan masalah yang terbilang caruk maruk hingga kini.

“Kalaupun kita diberikan kebebasan untuk mengatur masalah besaran biaya pra pendaftaran,istilahnya mendanai prona, kita siap supaya masyarakat terbantukan. Sekarang ini banyak kepala desa yang sudah menghentikan pelaksanaan Prona. Mereka butuh dasar hukum untuk menarik uang pendaftaran. Maka dari itu, ke depan kami mencoba untuk mengatur melalui dengan Perdes atau Perbup dengan catatan kami akan berkoordinasi dulu dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

Lebih lanjut Irsyad menambahkan, dengan mencuatnya kasus di Desa Cukurgondang, dirinya meminta aparat desanya untuk cooling down dulu alias tidak menghentikan program prona yang sudah berjalan. Harapannya tak lain bisa menjadi acuan bagi aparat desa lainnya untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan dari program yang telah diterapkan oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional) tersebut.

“Saya sudah menerima kepala desa-kepala desa ke Pendopo ini. Mereka sepakat untuk menghentikan program prona di desanya masing-masing, lantaran takut dengan adanya penangkapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Tapi saya sudah minta semua untuk cooling down sampai masalah ini terselesaikan, dan alhamdulillah mereka setuju,” urainya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Berangkatkan Puluhan Peserta Gerak Jalan Santri 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama menggelar Gerak Jalan Hari...

Article Image
Buka Lomba Da'i Nusantara, Gus Shobih : Selamat Berdakwah. Santri Jaman Sekarang Harus Melek Digital

Ratusan pelajar SMP/Mts dan santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Lomba Da'i Nu...

Article Image
Buka Bupati Cup E-Sport Free Fire 2026, Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo : Main Games Boleh Asalkan Tetap Utamakan Ibadah dan Pendidikan

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten menggelar Bupati...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Buka Bupati Charity Cup XXIV 2026 di Finna Golf & Country Club Prigen

Wakil Bupati Pasuruan, H. M. Shobih Asrori, secara resmi membuka ajang tahunan B...

Article Image
Borong Tiga Penghargaan Sekaligus, Kabupaten Pasuruan Unggul dalam Inovasi, Pangan, hingga Pariwisata di JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dala...