Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tak Capai Target di tahun lalu, Retribusi Tera dan Tera Ulang di Kabupaten Pasuruan Tahun Ini Digenjot Dari Awal

Gambar berita
19 Februari 2022 (10:57)
Pelayanan Publik
2731x Dilihat
0 Komentar
admin

Retribusi tera dan tera ulang di Kabupaten Pasuruan di tahun 2021 kemarin tak mencapai target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Ferry melalui Kabid Metrologi Legal, Suprapto mengatakan, pada tahun lalu, PAD dari sektor tera dan tera ulang ditargetkan mencapai Rp 500 juta.

Namun hingga akhir Desember 2021, total retribusi yang terkumpul hanya mencapai Rp 487 juta. Itu artinya masih kurang Rp 12 juta lagi untuk bisa sampai target.

"Memang kami targetkan Rp 500 juta dari hasil tera dan tera ulang selama setahun. Namun sampai akhir bulan Desember hanya bisa terkumpul sebesar Rp 487 juta," kata Suprapto saat ditemui di ruangannya, Jumat (18/02/2022) siang.

Tak tercapainya target retribusi PAD Kabupaten Pasuruan di tahun lalu lanjut Suprapto, disebabkan dampak pandemi covid-19 yang berkepanjangan. Sehingga banyak perusahaan yang collabs atau bangkrut, dan buntutnya tak ada kegiatan tera maupun tera ulang ataupun menundanya.

"Karena pandemi yang sangat lama, sehingga banyak perusahaan yang bangkrut. Ada juga yang menunda tera dan tera ulang di tahun lalu, sehingga baru akan tera lagi di tahun ini," terangnya.

Untuk perusahaan yang menunda atau tidak melakukan tera setiap tahunnya wajib mengganti denda. Menurut Suprapto, denda yang dikenakan sebesar Rp 1 juta.

"Ada denda yang dibebankan kepada perusahaan apabila menunda atau tidak melaksanakan kewajiban tera dan tera ulang setiap tahunna. Besarannya Rp 1 juta," jelasnya.

Seperti diketahui, tera dan tera ulang sangat penting untuk dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal akurasi takaran atau timbangan barang.

Kata Suprapto, pemerintah akan terus melakukan pengawasan alat timbang yang digunakan oleh para pelaku usaha, agar para konsumen juga mendapatkan perlindungan. Oleh karenanya, tahun ini ia optimis target rertribusi tera dan tera ulang bisa berkontribusi pada PAD sesuai target Rp 500 juta dalam satu tahun.

"Kalau kemarin kita lebih pada target UTTP yang jumlahnya harus terpenuhi. Namun PAD nya yang tidak fokus. Dan tahun ini, dua duanya harus balance," singkatnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Sidak Benyubiru. Warga Berebut Minta Foto

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pema...

Article Image
Sholat Ied di Masjid Agung Bangil. Mas Rusdi : Selamat Berlebaran Bersama Keluarga. Mohon doa agar Rencana Besar Pembangunan di Bangil Berjalan Lancar

Puluhan ribu umat islam melaksanakan ibadah Sholat Ied (Hari Raya Idul Fitri) 14...

Article Image
Sebulan Penuh Ramadhan. RSUD Grati Bagi-Bagi Takjil Keluarga Pasien Rawat Inap

Apa yang dilakukan RSUD Grati patut diacungi jempol.Pasalnya, setiap hari selama...

Article Image
Monitoring Posyan dan Pospam. Gus Shobih Himbau Pemudik Tak Terburu-Buru dalam Berkendara

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori bersama Forpimda Kabupaten Pasuruan melaksa...

Article Image
Pastikan Buka 24 Jam, Mas Rusdi Sidak Sejumlah Puskesmas

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melaksan...