Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Targetkan PAD di Sektor Wisata Tembus Rp 800 Juta

Gambar berita
18 Februari 2019 (13:23)
Pariwisata
2824x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mentargetkan PAD (Penerimaan Asli Daerah) dari sektor wisata tahun 2019 bisa mencapai lebih dari Rp 800 juta.

Agung Mariyono, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan mengatakan, target tersebut berasal dari 3 tempat wisata yang menjadi penyumbang PAD setiap tahunnya, yakni Pemandian Alam Banyubiru di Kecamatan Winongan, Danau Ranu di Kecamatan Grati, serta Wisata Tosari.

“Kalau di Tosari baru kita tarik retribusi mulai pertengahan tahun, dan telah memberikan kontribusi yang cukup banyak untuk PAD Kabupaten Pasuruan,” kata Agung saat dihubungi via telepon, Senin (18/02/2019).

Kepada Suara Pasuruan, Agung merinci target nilai retribusi untuk 3 tempat wisata, dengan rincian untuk Target Banyu Biru ditarget bisa mencapai Rp 700 juta, Ranu Grati Rp 30 juta dan Tosari bisa mencapai Rp 70 juta.

“Karena melihat realisasi tahun lalu sudah cukup bagus sehingga target naik menjadi Rp 800 juta termasuk dengan adanya retribusi di Tosari optimis tahun ini bisa lebih mencapai target,” terangnya.

Dijelaskannya, target sebesar Rp 800 juta adalah nominal yang optimis akan dicapai dicapai hingga akhir tahun ini, lantaran iklim pariwisata di Kabupaten Pasuruan yang terus berkembang, khususnya tingkat kunjungan ke 3 tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan.

“ Apalagi tahun 2018 lalu, realisasi retribusi wisata sudah menembus di kisaran Rp 700 juta. Sehingga kita optimis target PAD di sector pariwisata akan dapat kita capai,” imbuhnya.

Dari catatan Disparbud, untuk perolehan retribusi di Tosari memang cukup bagus karena mencapai Rp 50,67 juta kendati baru ditarik pertengahan tahun terakhir. Bahkan nilainya lebih tinggi dari Ranu Grati yang retribusinya sebesar Rp 30,147 juta. Sedangkan tertinggi masih didominasi oleh Banyu Biru dengan penerimaan mencapai Rp 742 juta. Sehingga total kemarin dari target Rp 700 juta bisa mencapai Rp 823,579 juta atau 117 persen.

“Semoga retribusi dari Wisata di Tosari bisa semakin menggenjot PAD, sehingga bisa berkontribusi sebesar Pemandian Banyubiru,” singkat dia. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...