Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan Penyebaran PMK, Pj. Bupati Nurkholis Minta Peternak Tidak Obati Sendiri Ternak Yang Terjangkit

Gambar berita
09 Januari 2025 (14:57)
Pelayanan Publik
1075x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Agar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak semakin merebak, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis meminta kepada seluruh peternak agar benar-benar mewaspadainya. Himbauan itu disampaikannya pada saat mendampingi Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa yang melakukan sidak ke peternakan warga Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Munir pada hari Kamis (9/1/2025).  

Jika semisal ada hewan ternaknya yang terjangkit, diharapkan tidak mengobatinya sendiri. Tetapi segera menyampaikannya kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan untuk kemudian ditindaklanjuti.

"Tentunya Dinas Peternakan harus mengadakan penyuluhan-penyuluhan kepada para peternak tentang PMK. Karena yang lebih paham kan orang peternakan. Memang ada upaya-upaya yang dilakukan para peternak, tapi kan sifatnya coba-coba. Karena belum menggunakan formula obat dari dokter hewan, tapi memakai ramuan-ramuan yang belum tentu bisa menyembuhkan ternaknya yang terjangkit PMK," tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah menginstruksikan kepada seluruh peternak agar turut mengendalikan penyebaran PMK di lingkungan amasing-masing. Diantaranya dapat dilakukan dengan melakukan proteksi terhadap hewan ternaknya.  

"Semua peternak harus melakukan proteksi. Sehingga jangan sampai penyebaran PMK meluas. Pasar hewannya yang harus diproteksi. Khususnya ternak dari daerah yang terpapar PMK. Baik Sapi, Kerbau maupun Kambing jangan sampai keluar kota dulu," pintanya. 

Di sisi lain, perempuan ramah yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur mengungkapkan kelegaannya dengan hasil monitoring hewan ternak yang dikunjunginya.

Di sisi lain, perempuan ramah yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur mengungkapkan kelegaannya dengan hasil monitoring hewan ternak yang dikunjunginya. Hal itu menyusul tidak ditemukannya PMK pada Sapi dan hewan ternak lainnya. 

"Alhamdulillah di peternakan ini aman. Yang seperti ini, jadi jangan mengambil hewan ternak baru dulu. Untuk mengantisipasi terpaparnya PMK dari daerah lainnya. Kalau hari ini kebetulan yang relatif agak banyak terpapar itu hewan yang dari Jember," pungkasnya. (Eka Maria)   


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Target Lolos Liga 2. Kepengurusan Persekabpas Resmi Diserahkan ke Bupati Rusdi Sutejo

Nasib keberlanjutan Persekabpas di masa mendatang, sepertinya berbuah angin sega...

Article Image
Tak Terpengaruh Gejolak Timur Tengah. Jumlah Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Pasuruan Melonjak

Sebulan sejak diresmikan, jumlah pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non...

Article Image
Safari Ramadhan Pemkab Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Kerja Maksimal di Tengah Keterbatasan Anggaran

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Pendopo Kab...

Article Image
Tanya Jawab Seputar Puasa Meriahkan Tadarus dan Pengajian PKK Kabupaten Pasuruan

Tadarus Al Qur'an dan Pengajian yang diadakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten P...

Article Image
Cuaca Ekstrim. 18 Lokasi di 3 Kecamatan Terjadi Longsor. 3 Warga Alami Luka, 4 Kendaraan Jatuh ke Jurang

Intensitas hujan yang sangat lebat disertai angin kencang selama berjam-jam seja...