Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tindaklanjuti Keluhan Warga Terhadap Pencemaran Kali Welang, Pemkab Pasuruan Ambil Sampel Air Sungai Untuk Dikaji

Gambar berita
28 Oktober 2023 (13:35)
Pelayanan Publik
2937x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Menindaklanjuti keluhan warga Desa Wrati Kecamatan Kejayan dan Desa Pakijangan Kecamatan Wonorejo terhadap air Kali Welang yang diduga tercemar limbah pabrik, Pemerintah Kabupaten Pasuruan meresponnya dengan meninjau lokasi. Seperti yang dilakukan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Heru Farianto pada hari ini, Sabtu (28/10/2023) siang.

Turut mendampingi juga, Camat Kejayan dan Camat Wonorejo yang terlihat melakukan observasi dan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Ada juga Kepala Desa Wrati beserta jajarannya.          

"Kami mencoba untuk mengkonfirmasi keluhan masyarakat tentang Kali Welang yang diduga ada pencermaran dari salah satu perusahaan di Kabupaten Pasuruan. Limbahnya itu mencemari sungai. Saya akan konfirmasi supaya ada buktinya. Meskipun dari DLH Provinsi Jatim sudah mengambil sampelnya untuk diteliti lebih lanjut," ujarnya.

Kata Pj. Bupati Andriyanto, dari pengambilan sampel air sungai yang dilakukan untuk mengetahui kajian karakter fisik dan hidrologinya. Nantinya akan digunakan untuk menganalisis ada tidaknya indeks pencemaran yang terkandung di dalamnya. Selanjutnya akan dijadikan sebagai acuan penanganannya untuk kemudian dicarikan solusinya.  

"Tindaklanjutnya, meski sebelumnya sampelnya sudah diambil oleh DLH Kabupaten Pasuruan, maka hari ini juga diambil sampel lagi. Paling tidak untuk membandingkan dengan hasil penelitian sampel dari DLH Provinsi Jatim yang akan keluar tanggal 14 November 2023. Nanti kita akan membandingkan. Kalau hasilnya berbeda, nanti akan diulang lagi," jelasnya.

Sementara itu, setelah melakukan penyusuran dan pengamatan dengan turun langsung ke tepian sungai, Pj. Bupati Andriyanto menyatakan tentang adanya kemungkinan terjadinya pencemaran Kali Welang. Analisa sementara yang diisyaratkannya tersebut bukan tanpa sebab, karena ditandai dengan aroma sungai yang menusuk hidung.    

"Limbah atau bekas dari pengolahan di PT S tadi ternyata memang baunya luar biasa. Asumsi saya, itu kemungkinan memang ada dugaan pencemaran. Karena kalau seandainya tidak tercemar, maka baunya tidak akan setajam ini," tandasnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...