Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

TINGKATKAN HASIL TANGKAPAN IKAN, PEMKAB PASURUAN TERAPKAN SKENARIO MANAJEMEN PERIKANAN

Gambar berita
23 Maret 2017 (08:44)
Pelayanan Publik
4085x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerapkan beberapa skenario manajemen perikanan tangkap. Diantaranya dengan melakukan rehabilitasi ekosistem laut secara berkelanjutan.

Kata Ir. Alamsyah Supriyadi, M.Si Kabid Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, objek rehabilitasi ekosistem laut dilakukan dengan meremajakan terumbu karang di sepanjang garis pantai Kabupaten Pasuruan. Termasuk meningkatkan kualitas hutan mangrove dengan memperbanyak penanaman pohon bakau secara intensif.   

“Kami terus melakukan rehabilitasi terumbu karang dengan meremajakannya dengan jenis karang kokop & burah. Rehabilitasi juga dilakukan pada tanaman mangrove yang berfungsi memelihara ekosistem laut. Kondisi terumbu karang dan mangrove yang terjaga dengan baik kan akan berdampak signifikan bagi peningkatan populasi biota laut”, urainya waktu tadi dihubungi Bidang Data dan Informasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan.

Skenario lain yang disiapkan yakni pembuatan rumah ikan yang akan ditempatkan di sepanjang garis pantai Lekok. Nantinya, keberadaan rumah ikan sangat berdampak pada peningkatan populasi ikan.  

“Kami juga membuat rumah ikan dari beton yang berfungsi sebagai tempat berlindung ikan, sehingga dapat berkembang-biak lebih maksimal. Rencananya akan ditempatkan di sepanjang garis pantai Lekok. Ada 2 unit rumah ikan yang diusulkan ke Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur, setiap 1 unitnya terdiri dari 50 kubus berukuran 80x80 cm”, urainya.   

Menurut Alamsyah, sampai saat ini, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan juga terus gencar memberikan pembinaan kepada para nelayan agar tidak melakukan cara penangkapan yang dilarang, seperti penggunaan pukat dan bondet, tetapi cukup menggunakan jaring ikan. Total ada 8.525 nelayan yang tersebar di 5 kecamatan, yaitu Kraton, Lekok, Nguling, Rejoso dan Beji yang mendapatkan pembinaan tentang manajemen perikanan secara intensif.

Agar ikan-ikan kecil tidak ikut terjaring, ada pembatasan penggunaan ukuran mata jaring, minimal 2,5 inci. Khusus hasil tangkapan Kepiting, ukuran cangkangnya tidak boleh kurang dari 12 cm. Sedangkan Rajungan tidak boleh kurang dari 10 cm.

 

Sampai akhir tahun 2016, hasil tangkapan ikan yang dihasilkan nelayan dari perairan Lekok, Kraton dan Selat Madura mencapai 9.206 ton. Jenis ikan yang ditangkap bermacam-macam, diantaranya Teri Nasi, ikan Kembung, Cumi, Rajungan, Tongkol dan Cakalang. Selain dijual di pasar lokal, hasil tangkapan ikan dengan jenis tertentu seperti Teri Nasi dan Rajungan. Masing-masing, Teri Nasi diekspor ke Jepang, Cina dan Korea sedangkan Rajungan diekspor ke Amerika. (Eka Maria)  

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Tandon dan Menara Air di Wilayah Kekeringan dan Kesulitan Akses Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang tahun ini...

Article Image
Satu Rumah Warga di Wonorejo Roboh Dihantam Angin Kencang. BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Salah satu rumah warga di Desa Karangjatianyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pa...

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...