Pemerintah terus berupaya meningkatkan semangat kebangsaan dan nasionalisme seluruh elemen masyarakat, tanpa terkecuali. Diantaranya dilakukan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tematik bela Negara.
Bertempat di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan, kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat (20/12/2024) sore. Istimewanya, dibuka oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis, dalam forum diskusi berisi edukasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber berkompeten di bidangnya. Masing-masing membahas tuntas segala dinamika sosial di era disrupsi yang pastinya sangat membutuhkan komitmen kuat dari masyarakat dalam rangka membela negara.
Diawali dengan penjabaran materi seputar Bela Negara yang disampaikan oleh Laksamana Muda TNI (purn) Suyono Thamrin, rangkaian FGD kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Imam Supriyadi terkait "Transisi Energi Untuk Ketahanan Negara". Berikut, digenapi dengan penjelasan materi terkait "Sosialisasi Universitas Pertahanan Republik Indonesia (RI)" oleh Sri Murtiana. Ketiganya merupakan akademisi sekaligus praktisi dari Universitas Pertahanan RI yang masih tetap aktif dalam memberikan edukasi tentang wawasan kebangsaan kepada khalayak luas.
Dalam sambutan singkatnya, Pj. Bupati Nurkholis menyampaikan abstraksi, menjelaskan secara singkat tentang gambaran materi yang akan disampaikan oleh setiap narasumber. Sekaligus meminta kepada seluruh peserta dengan komposisi mahasiswa/mahasiswi serta organisasi kepemudaan tersebut untuk menyimak betul ragam materi dalam FGD. Untuk kemudian diimplementasikan dalam keseharian dalam kehidupan bermasyarakat.
"Beliau semua ini dari semua Fakultas Manajemen Pertahanan. Jadi narasumber yang kami hadirkan bukan kaleng kaleng. Jadi mohon disimak. Semoga bermanfaat untuk bisa memberikan gambaran tentang makna bela negara dari berbagai perspektif," pintanya dalam acara yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bela Negara ke-76 bertema âGelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Majuâ tersebut.
Ditambahkannya, setiap individu memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Baik dalam konteks cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila, rela berkorban maupun kemampuan awal bela negara. Kelima nilai dasar tersebut menjadi landasan untuk membentuk mental dan fisik yang tangguh.
Pantauan Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten passuruan, FGD berlangsung gayeng dan dinamis dengan hidupnya suasana pemaparan setiap materi tematik wawasan kebangsaan. Dilanjutkan dengan sesi diskusi. Semakin mendekati sore hari, keaktifan para peserta kian tanpak. Hal itu terpantau dari banyaknya lontaran pertanyaan yang tersampaikan dalam sesi tanya-jawab yang langsung direspon oleh setiap narasumber.
Hadir dalam kegiatan, Ketua GP Ansor dan Komandan Banser Kabupaten Pasuruan, Ketua GP Ansor dan Komandan Banser Bangil, Komandan Kokam Muhammadiyah, Ketua IMM Kabupaten Pasuruan, Ketua Pemuda Hindu dan Ketua Pemuda LDII.
Turut hadir pula, Ketua HMI, Ketua GMNI, Ketua PMII, Ketua Forkugama, Ketua Pemuda BAMAG, Ketua IPNU dan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan. Berikut, Ketua IPNU dan Ketua IPPNU Bangil. (Eka Maria)
Komentar