Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ucap Syukur, Warga Lereng Gunung Arjuno Gelar Sedekah Bumi

Gambar berita
10 September 2018 (19:12)
Budaya
10242x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta  karena telah diberi  hasil pertanian yang melimpah, warga Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan menggelar Sedekah Bumi, Senin (10/09/2018) pagi.

Tradisi yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali itu diramaikan oleh ratusan peserta karnaval dari masyarakat dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Ketua Komisi II, Andri Wahyudi, Camat Prigen, Mujiono dan Muspika setempat.

Menurut Mujiono, selain sebagai ucapan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga digelar sebagai bentuk rasa kebersamaan kepada sesama dengan memberikan sedekah atau sodakhoh berupa makanan.

“Selain sebagai rasa syukur kepada sang pencipta, sedekah bumi ini juga sebagai wujud pelestarian budaya yang sudah dilakukan turun- temurun, kata mbah-mbah dulu Sedekah Bumi dapat menolak balak atau menjauhkan dari musibah karena Sedekah Bumi sama dengan memberi sodaqoh,” kata Mujiono di sela-sela acara.

Di sisi lain, yang menarik dari acara Sedekah Bumi ini adalah adanya perebutan ancak ( sebutan untuk  makanan yang di panggul atau diarak), di mana banyak orang  yang ingin mengambil makanan yang ada di ancak meski harus berdesak-desakan dengan orang lain. Perebutan ancak biasanya dilakukan di punden desa yang sebelum direbutkan didahului dengan memanjatkan doa yang dilakukan oleh sesepuh desa, supaya desanya menjadi aman damai tentram dan makmur.

Setelah perebutan ancak, acara dilanjutkan dengan tayuban ( jejogetan dengan sinden ) yang dilakukan sampai sore hari, barulah pada malam hari dilanjutkan dengan pagelaran kesenian ludruk sampai pagi. Sudiono sendiri mengajak kepada masyarakat Dusun Kesiman untuk tetap mempertahankan tradisi yang sudah dilakukan sejak puluhan atau bahkan ratusan tahun lalu.

“Sedekah desa atau sedekah bumi adalah budaya masyarakat yang sudah dilakukan sejak lama dan menimbulkan efek positif, karena selain bisa bersilaturrahmi antar warga, juga menciptakan keramaian yang bisa saja menarik perhatian para wisatawan yang tahu kegiatan ini. Untuk itu, saya minta kepada semua warga untuk terus mempertahankan tradisi ini,” ucap Sudiono dalam sambutannya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...

Article Image
Kebakaran Hutan dan Lahan Gunung Arjuno - Welirang Capai 300 Hektar Lebih. Pemadaman Manual dan Water Bombing Terus Dilakukan

Sampai saat ini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Arjuno-Welirang, te...

Article Image
Hadapi Liga 3 Nusantara. Persekabpas Tambah Amunisi Pemain di Lini Depan

Semakin dekatnya jadwal kompetisi Liga 3 Nusantara, skuad Persekabpas terus mema...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Puluhan Tandon Permanen di Wilayah Terdampak Kekeringan. Masyarakat Manfaatkan Saat Kemarau maupun Penghujan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang membangun...

Article Image
Kementerian Haji dan Umroh RI Apresiasi Pemkab Pasuruan Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu

Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia (RI) mengapresiasi Pemerintah Kabu...