Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Ajak Petani Nelayan Siap Hadapi Tantangan Perekonomian Global

Gambar berita
23 Desember 2019 (19:13)
Ekonomi
2629x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk yang kesekian kalinya, Mimbar sarasehan kontak tani antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan para petani nelayan, kembali digelar di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti, Senin (23/12/2019).

Acara yang rutin dilaksanakan setahun sekali itu dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, serta dihadiri Sekda Agus Sutiadji; Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Achmad Djaelani; dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Irianto  mengatakan, tujuan digelarnya mimbar kali ini adalah untuk mewujudkan hubungan timbal balik antara pemerintah kabupaten pasuruan dengan para nelayan maupun petani se-Kabupaten Pasuruan, khususnya menyangkut segala permasalahan di dalamnya.

"Dalam mimbar ini tentunya kita berharap akan tercapai kesepakatan bersama, bahwa segala permasalahan yang ada kaitannya dengan petani nelayan dapat terselesaikan tanpa berlama-lama," katanya.

Ditambahkan Irianto, selama tahun 2019, ada beberapa prestasi membanggakan di bidang peternakan dan pertanian. Diantaranya Juara II Manajemen Kelompok Agribisnis Sapi Perah Tingkat Propinsi Jatim yang diraih Kelompok Tani Suka Tani Berkah. Juara III Speciality Kopi Robusta Tingkat Nasional oleh Kelompok Tani Sobowono Sejati. Juara I Kategori Kinerja Pelayanan Petugas Teknis Reproduksi Tingkat Nasional yang diraih Sidi Asmadi, petugas IB Kecamatan Wonorejo. Juara III Petugas IB wilayah Pengembangan se-Jatim oleh Nawir, petugas IB Kecamatan Nguling, serta Bupati Irsyad Yusuf yang menerima award Peduli Ketahanan Pangan Kategori Keamanan Pangan (Gema Maslahat) tingkat Propinsi Jatim.

Sementara itu, Wabup Mujib Imron dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan memerlukan masukan dan peran serta petani nelayan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Hal itu penting, lantaran ada beberapa permasalahan yang perlu di atasi, seperti laju alih fungsi lahan yang tak terkendali, ketergantungan akan konsumsi beras hingga keterbatasan akses modal petani.

“Saat ini kita menghadapi banyak tantangan. Mulai dari perekonomian global yang sangat dinamis, harga pangan yang fluktuatif, kerusakan lingkungan akibat bencana alam, dan perubahan pola konsumsi. Maka dari itu, dengan mimbar ini, semua permasalahan bisa dikupas satu-satu,” tandasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib berharap dengan adanya mimbar sarasehan, ada output yang bisa dihasilkan. Yakni berupa rumusan kesepakatan terhadap materi yang dibahas, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan kebijakan pembangunan pertanian ke depannya.

“Sebagai KTNA dan petani maju harus bisa menjadi contoh yang baik bagi petani lainnya. Terutama dalam hal penerapan usaha tani maupun sikap mental mulia dan progresif dalam kehidupan sehari-hari. Semoga setelah mimbar ini selesai, ada kesepakatan yang diambil dan kemudian disampaikan kepada kami,” ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...