Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup: Setiap OPD Harus Lebih Responsif Gender

Gambar berita
14 April 2021 (15:48)
Pelayanan Publik
2873x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron menyatakan bahwa perlindungan perempuan dan anak merupakan kewajiban semua pihak. Maka dari itu, kondisi tersebut sudah sepatutnya menjadi perhatian seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tentunya dengan lebih responsif gender yang dapat dilakukan melalui kegiatan tematik di masing-masing OPD. Baik dari segi perencanaan maupun penganggaran.

Dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Kabupaten Pasuruan yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/4/2021) pagi, Gus Mujib sapaan familiar Wakil Bupati berpesan kepada seluruh peserta kegiatan agar turut mendukung dan mensukseskan jargon-jargon Bupati Pasuruan. Terutama yang berkaitan langsung dengan perlindungan perempuan dan anak, yakni Perwira yang merupakan akronim dari Perempuan Wirausaha. Juga Satria Mas atau Strategi Layanan Ekonomi Maslahat.

“Pemberdayaan perempuan dan anak adalah kewajiban kita. Karena begitu banyak andilnya di 1000 hari pertama. Itu berarti perempuan harus kita jaga dan diberdayakan. Terlebih prioritas pembangunan tahun pertama adalah pembangunan berbasis keluarga. Karena itu, OPD terkait harus lebih responsif gender. Dengan harapan, program-program yang sudah ada dari Pak Bupati bisa terlaksana dengan baik. Seperti Perwira dan Satria Mas”, jelasnya.

Di sisi lain, penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) harus dapat disinergikan dengan setiap OPD terkait. Sehingga dapat lebih mengoptimalkan program kegiatan yang bertujuan sebagai pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Pasuruan.

Gus Mujib juga menambahkan bahwa organisasi masyarakat muslim yang ada di Kabupaten Pasuruan juga memiliki peran besar dalam membantu mensinergikan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Sehingga hasilnya akan lebih maksimal dan sesuai target.

“Peran dari ormas Islam adalah bagaimana bisa membantu untuk mensinergikan program dari Pemerintah. Selanjutnya, terkait sosialisasi DBH CHT akan saya bahas lebih lanjut dengan Pak Bupati. Terutama penggunaan dana untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak”, tandas Wakil Bupati.

Hadir dalam forum diskusi yang berlangsung sangat dinamis dan gayeng tersebut, Forkopimda Kabupaten Pasuruan, Kepala OPD terkait dan para Camat. Turut hadir juga perwakilan dari RSUD Bangil dan Grati serta beberapa lembaga serta perusahaan.  (Eka Maria+Iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Rehab SDN Petung III Pasrepan Rampung. Bupati Mas Rusdi : Terima Kasih Bank Jatim

Ruang kelas IV dan V UPT Satuan Pendidikan SDN Petung III Pasrepan yang sempat a...

Article Image
Buka Mini Job Fair Kabupaten Pasuruan 2026. Mas Rusdi : Semua Harus Dapat Hak yang Sama. Mudah-Mudahan Sesuai Kualifikasi yang Dibutuhkan Perusahaan

Ribuan pencari kerja (Pencaker) memadati Mini Job Fair Kabupaten Pasuruan yang d...

Article Image
Kunjungi Perumda Pasar Jaya Jakarta, Pemerintah Kabupaten Pasuruan Belajar Tata Kelola Pasar Mandiri

Bupati Pasuruan, H.M. Rusdi Sutejo, pimpin langsung kunjungan kerja ke Kantor Pu...

Article Image
Jelang Keberangkatan, Pemkab Pasuruan Siap Fasilitasi Bus dan Seragam Ribuan Jamaah Calon Haji

Tahun ini, sebanyak 1635 warga Kabupaten Pasuruan akan melaksanakan ibadah haji...

Article Image
TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Silaturrahmi dengan Pengurus dan Anggota

Masih dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupate...