Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wagub Jatim Emil Dardak Hadiri Haul Mbah Sakaruddin

Gambar berita
18 Juli 2022 (15:44)
Pelayanan Publik
6799x Dilihat
0 Komentar
admin

Ada yang istimewa dalam acara Haul Mbah Sakaruddin bin Mbah Sholeh Semendi tahun ini. Kehadiran Plh. Bupati Pasuruan yang turut hadir di Masjid Tiban Mbah Sakarudin, Keboncandi, Kecamatan Gondangwetan tersebut ditemani Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak.

Saat memberikan sambutan, Gus Mujib demikian biasanya Plh. Bupati disapa menyampaikan kepada para tamu undangan yang hadir tentang pentingnya menghadiri majelis. Esensinya tidak hanya untuk menyambung silaturahmi saja. Melainkan juga saling menyambung dengan guru serta leluhur. Berikut untuk mendapatkan syafaat dan barokah dari Allah SWT melalui alim ulama.

"Semoga semuanya mendapatkan barokah dan berkah dari leluhur kita semuanya. Kita sebagai santri harus niat hormat dengan para Kiai karena dengan niat hormat itu kita mengharap barokah dan syafaat dari Allah SWT melalui para Alim Ulama dan Kyai", ucapnya pada hari Ahad (17/7/2022) siang.

Masih di momen yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berkesempatan menyampaikan beberapa hal terkait kewajiban bela negara. Sesuai dengan tema Haul Mbah Sakarudin tahun ini yakni “Pentingnya Orang Desa Dalam Membela Negara”.

Dijelaskan bahwa warga Desa adalah masyarakat yang sangat mencintai tanah air. Sehingga apa yang ditanam bisa tumbuh. Maka dari itu, masyarakat harus menjaganya sepenuh jiwa dan raganya sebagai bentuk penghargaan atas anugerah Allah SWT.

"Kalau diartikan betul bahwa masyarakat Desa ini paling mencintai tanah air kita. Dari tanah air ini, apa yang ditanam bisa tumbuh. Maka kita harus menjaganya. Alam akan membawa kita lebih menghargai anugerah dari Allah,” urai Wakil Gubernur.

Di sisi lain, Emil juga menitipkan pesannya kepada masyarakat agar tidak termakan dengan isu-isu terkait benturan antara agama dengan negara. Menurutnya, hal seperti itu sangat tidak tepat karena para pejuang kemerdekaan dahulu tidak hanya masyarakat biasa, namun juga santri.

"Jangan mau umat kita dipecah-pecah. Jangan mau menerima informasi yang salah. Jangan mau menjadi masyarakat yang sumbu pendek. Mudah mudahan kita semua bisa menyikapi hal itu dan bisa menghindarinya apalagi terhadap berita hoaks,” pintanya.

Diakhir arahannya, Wakil Gubernur meminta agar masyarakat tetap mengawal semua proses hukum yang berlaku di Indonesia. Tentunya tanpa ikut mencampuri serta jangan sampai ada penghakiman. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Warga Desa Mlaten Gelar Selamatan Desa dan Petik Laut, Wakil Bupati Pasuruan Harap Tradisi Terus Lestari

Masyarakat Dusun Pesisir, Desa Mlaten, Kecamatan Nguling menggelar acara Selamat...

Article Image
Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Disahkan Jadi Perda

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 akhirnya diresm...

Article Image
Ratusan CPNS Dilantik Jadi PNS Pemkab Pasuruan. Mas Rusdi : Tingkatkan Kompetensi, Jadilah ASN yang Berakhlaqul Karimah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS...

Article Image
Taman Chandra. Pilihan Satu-Satunya Tempat Wisata Gratis Mulai Sore sampai Malam

Masih bingung mencari tempat wisata yang super duper meriah di Pasuruan?Jawabann...

Article Image
Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Shobih Gowes Bareng Polres Pasuruan dan Santri PP Dalwa

Polres Pasuruan menggelar kegiatan Gowes Bareng Ulama dan Umaro pada Jumat, 26 J...