Gus Mujib, demikian biasanya Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron menyatakan rasa optimisnya terhadap eksistensi Pemandu Wisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Pasuruan. Sudah barang tentu, ungkapan keyakinan tersebut diikuti dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam memberikan pendampingan dan pembekalan pengelolaan destinasi wisata. Seperti halnya kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Budaya yang dilaksanakan di Hotel Royal Senyiur, Kecamatan Prigen.
Dalam acara pembinaan yang digelar mulai tanggal 22-25 Mei 2023 bagi Pemandu Ekowisata dan Wisata Cahar Budaya (Museum, Keraton dan Candi) tersebut, Gus Mujib menitipkan beberapa pesan pentingnya. Sekaligus memberikan semangat dan motivasinya agar selalu meningkatkan kompetensinya.
"Saya yakin, jika ada kolaborasi dari semua kader Pemandu Wisata baik yang senior maupun junior, jumlah wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Pasuruan terus meningkat. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara mudah-mudahan terus melonjak. Dengan demikian, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah kita," ujar Wakil Bupati kepada seluruh peserta kegiatan pelatihan.
Ditambahkan Gus Mujib, diselenggarakannya kegiatan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para Pemandu Wisata Kabupaten Pasuruan agar menjadi kompeten dan profesional. Harapannya, mampu mendukung Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor pariwisata. Terlebih dengan banyaknya aset wisata yang terdapat di wilayah Kabupaten Pasuruan. Baik berupa wisata alam, wisata budaya maupun wisata buatan yang merupakan aspek penting dalam menunjang pengembangan pariwisata.
"Sesuai dengan visi Bapak Bupati dan saya, "Menuju Kabupaten Pasuruan Yang Sejahtera, Maslahat dan Berdaya Saing", maka pelaksanaan pelatihan ini sangat dibutuhkan sebagai upaya peningkatan SDM di Kabupaten Pasuruan yang unggul. Sehingga mampu bersaing dengan daerah lainnya," tandas Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brehaspati.
Sedikitnya 80 peserta yang terdiri dari 40 orang Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), dan 40 orang lainnya dari anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia Pasuruan Raya. Selama pelatihan, para peserta dibekali beragam materi. Seperti perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pemandu ekowisata budaya. Targetnya, Pemandu Wisata Cagar Budaya dapat meningkatkan pengetahuan, kompetensi dan motivasinya agar dapat memenuhi Standart Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Kepemanduan Ekowisata dan Budaya. (Eka Maria)
Komentar