Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wapres: Semua Pihak Harus Siap Hadapi Kenormalan Baru

Gambar berita
15 Juni 2020 (11:38)
Pelayanan Publik
2204x Dilihat
0 Komentar
admin

Semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali harus siap menghadapi pemberlakuan masa transisi menuju tatanan normal baru/ new normal yang akan mulai diterapkan pemerintah secara bertahap. Agar pelaksanaannya optimal, dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku usaha, praktisi pendidikan, praktisi kesehatan, maupun masyarakat. Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres), K.H. Ma’ruf Amin.

Pasca pemberlakuan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid-2019), masa transisi menuju tatanan normal baru segera diterapkan. Fokusnya pada dua hal prioritas yaitu penanggulangan Covid-19 dan keterpurukan ekonomi. Pertimbangannya, selain dampak sosial dan kesehatan yang ditimbulkan akibat pandemi, bahaya keterpurukan ekonomi juga dinilai memiliki kedaruratan yang sama untuk ditanggulangi.

“Sekarang ini kita berada dalam suasana transisi menuju new normal atau normal baru. Oleh karena itu kita harus bersiap untuk menghadapi ini, dan saya kira tidak perlu untuk mempersoalkan tentang istilah. Karena istilah itu menjadi istilah global. Yang penting adalah bersiap diri menghadapinya”, tegasnya saat memberikan sambutannya dalam acara New Normal New Spirit secara streaming dari Kediaman Dinas Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020).

Disampaikan Wapres bahwa pemerintah akan terus mendorong program-program percepatan pemulihan dampak Covid-19. Diantaranya dengan terus melakukan pelayanan kesehatan yang intensif serta mendorong stimulus untuk dunia usaha. Agar program berhasil dijalankan, masyarakat diminta untuk patuh pada penerapan protokol kesehatan di masa new normal.

“Dalam kita menghadapi bahaya Covid-19 dan keterpurukan ekonomi-pun kita juga diperlukan untuk selalu patuh pada protokol kesehatan. Menjaga physical distancing, menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari berbagai kerumunan. Pemerintah sudah bertekad untuk berusaha. Karena itu, saya berharap, semua masyarakat bisa menjaga diri patuh terhadap aturan-aturan itu”, himbaunya seperti yang diberitakan di laman kominfo.go.id.

Menurut Wapres, jika protokol kesehatan dapat terlaksana dengan baik, ia optimis, era new normal dapat dilalui dengan baik. Sehingga bangsa Indonesia bisa menghilangkan dua bahaya, yaitu darurat Covid-19 dan keterpurukan ekonomi. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...

Article Image
Buka Tadarus. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Ajak Para Ibu Biasakan Anak dan Keluarga Baca Al Qur'an

Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggel...

Article Image
Gus Shobih Buka Pondok Ramadhan SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta membentuk karakter siswa berakhl...

Article Image
Semarakkan Ramadhan. Guru PAI se-Kabupaten Pasuruan Ikuti Lomba Kultum

Untuk pertama kalinya, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabu...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kembali Buka Pendaftaran Mudik Gratis 6 Rute Tujuan

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perhubungan kembali membu...