Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Warga Desa Sukorejo, Pohjentrek Lestarikan Tradisi Besaran di Hari Pertama Idul Adha

Gambar berita
29 Juni 2023 (16:03)
Budaya
3992x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Setiap Hari Raya Idul Adha tiba, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan punya tradisi unik yang dinamai "Besaran".

Dalam tradisi ini, seluruh rumah-rumah warga di satu desa bersiap untuk menerima kedatangan  kerabat jauh dari luar desa dan menyambutnya dengan makanan yang tumpah ruah. Salah satunya adalah tape ketan.

Yap, tape ketan ini menjadi hidangan wajib yang harus dibuat oleh seluruh Kepala keluarga (KK), lantaran selalu dinanti oleh para kerabatnya.

Affandi (53), salah satu warga Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan mengaku tak ketinggalan untuk unjung-unjung (bersilaturrahmi) ke rumah pamannya yang ada di Dusun Rujak Sente, Desa Sukorejo, di hari pertama Idul Adha.

"Selalu kangen tape ketan khas Nduyo. Enak sekali," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo, Moch. Fauzi Usfuri menegaskan bahwa Tradisi Besaran ini sudah berlangsung lama. Bahkan jauh sebelum ia lahir.

Tradisi tahunan ini hanya berlangsung di hari pertama Idul Qurban. Dimana setiap rumah akan menyiapkan makanan minuman untuk kerabatnya yang datang. Uniknya, camilan ketan tape dibuat dengan jumlah banyak sampai 10 kilogram per satu rumah alias sepuluh kali lipat dari porsi masak biasanya.

"Kalau masak tape ketan ya sampai sepuluh kali lipat biasanya. Hari ini istri saya masak 10 kilogram tape ketan," ucap Fauzi saat ditemui di rumahnya, Kamis (29/06/2023).

Selain masakan khas berupa tape ketan, warga Nduyo (orang menyebut Dusun Rujaksente dengan istilah ini) juga menempatkan banyak air mineral di depan rumah mereka supaya bisa diambil sebagai pengisi dahaga. 

Tak berhenti sampai di situ, hiburan berupa musik orkes ataupun electone juga dihadirkan sebagai penyemarak tradisi besaran ini. 

Kata Fauzi, tradisi ini sempat akan berhenti di tahun 1997 ketika Indonesia terjadi krisis moneter. Namun atas dawuh para ulama di sana, akhirnya urung dihentikan.

"Kata kiyai, Ndak papa jangan dihentikan. Kalaupun gak punya uang, cukup dikasi air putih saja. Dan alhamdulillah sampa sekarang belum pernah berhenti" terangnya.

Dengan bertahannya tradisi Besaran ini, Fauzi berharap agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan bisa menjadikannya sebagai salah satu jujukan wisata  non benda yang bisa dikunjungi setiap Hari Raya Idul Adha, tiba.

"Ya kalau bisa dijadikan agenda wisata tahunan. Karena siapapun boleh ke sini, dan kami akan menyambutnya," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...

Article Image
Kebakaran Hutan dan Lahan Gunung Arjuno - Welirang Capai 300 Hektar Lebih. Pemadaman Manual dan Water Bombing Terus Dilakukan

Sampai saat ini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Arjuno-Welirang, te...

Article Image
Hadapi Liga 3 Nusantara. Persekabpas Tambah Amunisi Pemain di Lini Depan

Semakin dekatnya jadwal kompetisi Liga 3 Nusantara, skuad Persekabpas terus mema...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Puluhan Tandon Permanen di Wilayah Terdampak Kekeringan. Masyarakat Manfaatkan Saat Kemarau maupun Penghujan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang membangun...

Article Image
Kementerian Haji dan Umroh RI Apresiasi Pemkab Pasuruan Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu

Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia (RI) mengapresiasi Pemerintah Kabu...