Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

10 Pasar Daerah di Kabupaten Pasuruan Siap Direvitalisasi

Gambar berita
13 April 2018 (16:51)
Ekonomi
7308x Dilihat
0 Komentar
admin

10 Pasar Daerah di Kabupaten Pasuruan akan direvitalisasi.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 Milyar untuk menyulap wajah dan performa pasar daerah agar lebih cantik dan bersih.

Edy Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, kesepuluh pasar daerah tersebut diantaranya Pasar Warungdowo, Pasrepan, Gempol, Ngempit, Winongan, Purwosari, Grati, Prigen, Nguling dan Pasar Sukorejo. Dari seluruh pasar tersebut, anggaran paling besar dipergunakan untuk merevitalisasi Pasar Sukorejo hingga menembus Rp 6 Milyar.

“Untuk Pasar Sukorejo, wajah dan penampilan pasar nya belum tersentuh apa-apa, jadi akan kita rubah. Mulai papan nama, jaringan air, kios dan lapak hingga fasilitas lain di sekitar pasar,” kata Edy saat ditemui di kantornya, Jumat (13/04/2018).

Sedangkan pasar daerah lainnya rata-rata menghabiskan anggaran di kisaran Rp 1,6  Milyar-Rp 1,8 Milyar. Kata Edy, yang menjadi prioritas kegiatan revitalisasi meliputi perbaikan saluran air, pemasangan hidran, pengembangan kios dan lapak, dan merubah wajah pasar itu sendiri.

“Sebenarnya tergantung dari volume dan kebutuhan di masing-masing pasar daerah. Contohnya di Pasar Gempol yang butuh pemasangan hidran, kemudian di Pasar Gondangwetan mempercantik kios dan lapak maupun jalan pasar dan lainnya,” imbuhnya.

Ditambahkan Edy, revitalisasi pasar daerah sampai sekarang masih dalam tahap penyempurnaan perencanaan dan proses lelang. Diperkirakan, pengerjaan proyek revitalisasi baru akan dimulai pada bulan Juni-Juli mendatang.

“Kita juga menunggu penyempurnaan dari desain revitalisasi pasar daerah. Kalau belum selesai, kita juga tidak berani,” beber dia.

Dengan direvitalisasinya pasar daerah, Edy berharap agar mindset masyarakat yang menganggap bahwa pasar daerah identik dengan kumuh, kotor dan bau, akan segera hilang, seiring dengan upaya menjadikan pasar daerah lebih modern tanpa meninggalkan unsur konvensionalnya.

“Jualannya tetap sama seperti pasar pada umumnya. Kita hanya merubah wajah dan penampilan supaya enak dipandang,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

Article Image
MoU dengan PT RWM. Bupati Mas Rusdi Targetkan 2-3 Tahun Mendatang, Kabupaten Pasuruan Bebas Timbulan Sampah di TPA

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menargetkan 2-3 tahun mendatang, tak ada lagi timb...