Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hasil Tangkapan Ikan Laut di Kabupaten Pasuruan Terus Meningkat

Gambar berita
03 Juni 2018 (20:11)
Ekonomi
8800x Dilihat
0 Komentar
admin

Kebijakan Pemerintah yang melarang adanya alat tangkap terlarang berdampak pada peningkatan hasil tangkapan ikan laut, termasuk di Kabupaten Pasuruan.

Alamsyah Suprijadi, Kabid Kenelayanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, peningkatan hasil tangkapan ikan tak lain lantaran kapal-kapal besar di  perairan dalam tidak mengambil semua ikan termasuk ikan-ikan kecil.

”Nelayan di Kabupaten Pasuruan mayoritas adalah nelayan tradisional yang melaut di area perairan luar. Saat ini, karena kapal besar sudah beralih ke alat tangkap ramah lingkungan, maka nelayan-nelayan yang di pesisir merasakan dampaknya. Tangkapan ikan jadi lebih banyak tahun ini,” kata Alamsyah saat dihubungi via telepon, Minggu (03/06/2018).

Dicontohkannya, sampai triwulan pertama di tahun 2018 ini, tangkapan ikan nelayan di lautan Kabupaten Pasuruan mencapai 4769,5 ton atau apabila diuangkan menjadi Rp 83,276 Miliar. Kata Alamsyah, tangkapan ikan di triwulan pertama tahun 2018 masih cenderung stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana untuk tahun lalu rata-rata tangkapan ikan pertriwulannya mencapai 4671,5 ton.

“Dari 4.769,5 ton, tangkapan tertinggi terjadi di bulan Maret hingga mencapai 1961,3 ton. Sedangkan di bulan Januari hanya 1687,6 ton dan Februari mencapai 1120,6 ton. Ini adalah hasil tangkapan yang sangat menggembirakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Alam menegaskan bahwa selain kebijakan Pemerintah, peningkatan hasil tangkapan ikan juga bergantung pada musim. Misalnya di bulan Maret karena masuk musim ikan, maka tangkapan lebih tinggi dari bulan-bulan sebelumnya.

“Tangkapan tertinggi adalah jenis rajungan ,teri dan cumi. Dan semoga peningkatan hasil tangkapan ikan ini akan terus berlangsung sehingga bisa meningkatkan ekonomi nelayan di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...