Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Gambar berita
08 April 2026 (08:23)
Umum
374x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku, agama, hingga tradisi dan budaya. Semua itu terbingkai dalam nuansa penuh dengan kerukunan. 

Di Kabupaten Pasuruan, keberagaman namun indah dilihat sebagai sebuah persatuan ada di Pondok Pesantren Ngalah, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari.

Sejak didirikan oleh KH. Moh. Sholeh Bahruddin Kalam pada tahun 1985 dan kini diteruskan oleh KH. M. Sholeh Bahruddin, Ponpes Ngalah mempraktikkan toleransi dengan menerima siapa saja yang berkunjung ke kediamannya, baik Muslim maupun non-Muslim, untuk dialog atau sekadar berbagi wawasan.

Inilah yang menjadikan pondok pesantren ngalah, terasa begitu Indonesia

Saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/4/2025), Kiyai Sholeh mengatakan, selama di pondok, seluruh santri diajarkan untuk menghormati perbedaan sebagai bagian dari kekayaan yang harus dijaga.

"Wong kita ini podo menungsane (karena kita ini sama-sama manusianya)," singkatnya. 

Perihal kegiatan, Yai Sholeh menjelaskan, ada banyak hal yang rutin dilaksanakan dalam rangka menjaga keberagaman di pondok pesantren. Mulai dari diskusi lintas budaya, seminar perdamaian, dan perayaan hari besar yang melibatkan beragam tradisi santri. Semua kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat semangat toleransi di antara santri.

"Kita jaga semua itu supaya guyub rukun," imbuhnya. 

Tradisi hidup berdampingan di Pondok Pesantren Ngalah menjadikannya simbol bagaimana harmoni dapat terwujud di tengah keberagaman. Kata Yai, ponpes yang didirikannya tidak hanya mencetak generasi yang paham agama, tetapi juga mampu menjadi duta perdamaian di masyarakat.

"Kita hidupkan nilai-nilai multikulturalisme di tengah dunia yang semakin majemuk. Jangan sampai terpecah belah apapun yang terjadi," tegasnya. 

Dengan berjalannya waktu, ponpes ngalah tak hanya menerima para santri yang mondok. Namun juga memperhatikan pendidikan formal, mulai dari kelompok bermain anak-anak sampai perguruan tinggi

Ada satu hal yang selalu diucapkan oleh Kiyai Sholeh saat berbicara tentang pondok yang diasuhnya ini. Tak hanya bicara tentang pendidikan formal dan non formal saja, tapi ada pendidikan khususiyah, dalam hal ini adalah Thoriqoh. Thoriqoh di Pondok Pesantren Ngalah adalah Thoriqoh Naqsabandiyah Wal Qodiriyah Wal Mujadadiyah. 

Dengan nama besar dan keistimewaan yang dimiliki, Tak banyak yang Kiyai Sholeh inginkan pada siapa saja yang akan, sedang ataupun pernah mondok dan mengenyam pendidikan di Ponpes Ngalah.  Menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah, bermanfaat bagi sesama

"Yang paling penting untuk generasi muda, ojok sampek molimo, larangan agama dan larangan negara, etika dijaga, sepintarnya model apa tapi kalau etikanya jelek, tidak dihargai," harapnya. (emil)






Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...