Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mangga Alpukat Klonal 21, Potensi Hortikultura Primadona

Gambar berita
28 Agustus 2026 (13:40)
Perkebunan dan Kehutanan
163x Dilihat
Eka Maria

Manis, renyah, rasa segar beraroma khas buah tropis dan juicy. Demikian diantara gambaran citarasa Mangga Klonal 21 yang populer dengan sebutan Mangga Alpukat. Sehingga tidak mengherankan jika buah hasil persilangan antara Mangga varietas Gadung dengan Arumanis tersebut semakin banyak diminati khalayak. Penggemarnya tidak hanya berkisar di wilayah Pasuruan saja, melainkan juga dari luar kota dan lintas provinsi. Bahkan konsumen setianya sudah merambah ke luar negeri.

Popularitasnya yang semakin meroket berdampak pada peningkatan permintaan dari masyarakat. Mangga yang terkenal dengan cita rasanya yang sangat manis tersebut tidak hanya digandrungi oleh masyarakat di Jawa Timur saja. Tetapi juga digemari masyarakat di luar pulau Jawa, Sumatra bahkan sangat diminati pasar luar negeri seperti Kuwait, Malaysia, Australia dan beberapa negara lainnya yang membelinya langsung dari petani.

Di Kabupaten Pasuruan, lebih dari 4 ribu hektar luasan lahan perkebunan tersebar di beberapa wilayah. Selain banyak dijumpai di Kecamatan Rembang, Mangga Alpukat juga dibudidayakan di Kecamatan Sukorejo, Kecamatan Wonorejo, Kecamatan Nguling dan Kecamatan Grati.

Diantara indikator keberhasilan budidayanya tidak terlepas dari unsur agro climate yakni tahan terhadap kekeringan serta kondisi tanah yang sangat bagus. Di Rembang dan Sukorejo, misalnya. Tanah hitamnya memiliki tingkat kelembabannya tidak tinggi yang sangat diperlukan untuk menghasilkan buah kualitas terbaik. Rasanya yang manis dan daging buah yang lembut juga tidak terlepas dari pembudidayaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari pemangkasan, pemupukan hingga perawatan pasca panen.

Di sisi lain, tingginya produktivitas berkat penerapan bermacam teknologi pertanian. Seperti pembuahan komoditas mangga diluar musim dengan menggunakan paclobutrazol dan pupuk organik. Berikut, pemangkasan bentuk dan produksi serta pengembangan sentra kawasan perkebunan secara kontinyu dan berkelanjutan melalui bantuan bibit yang memperoleh anggaran dari APBD Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)

Lokasi Terkait

Berita Lainnya

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Bank Syariah Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis Dorong Pembangunan dan Ekonomi Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank...

Article Image
Pemkab Pasuruan Komitmen Cetak Santri Sehat dan Tangguh Melalui Program Santri Husada

Wakil Bupati Pasuruan, H.M. Shobih Asrori secara resmi membuka kegiatan edukasi...

Article Image
Wujudkan Pesantren Yang Bersih dan Sehat, Pemkab Pasuruan Latih Ratusan Santri Husada

Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesda P...