Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Gambar berita
26 Maret 2026 (11:07)
Lingkungan
253x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus membantu warga terdampak banjir, salah satunya melalui penyaluran nasi bungkus.

Sejak terjadinya banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan pada Selasa (24/3/2026) malam, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengintruksikan BPBD untuk langsung mengaktifkan shelter kebencanaan yang ada di tiga kecamatan, yakni Rejoso, Bangil dan Winongan.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan sejak hari pertama terjadinya banjir sampai hari ini, tak kurang dari 10 ribu nasi bungkus sudah didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak. Utamanya ke wilayah yang genangannya masih tinggi seperti Winongan, Rejoso, Beji, Grati, dan lainnya.

"Semua shelter kami aktifkan untuk bisa membantu kebutuhan kedaruratan, yakni nasi bungkus. Sampai sekarang terus kami buat untuk membantu masyarakat terdampak,"kata Sugeng di sela-sela kesibukannya di Shelter Rejoso, Kamis (26/3/2026).

Dijelaskan Sugeng, di setiap harinya, tak kurang dari tiga ribu nasi bungkus yang dibuat dan langsung dibagikan ke warga. Untuk membantu kelancaran dapur umum daan distribusi, BPBD mengerahkan seluruh petugas plus taruna siaga bencana (tagana) dan relawan lainnya.

"Kami kerahkan semua supaya cepat selesai, karena yang kita buat jumlahnya cukup banyak dan wilayahnya juga luas,"terangnya. 

Hingga berita ini ditulis, BPBD melaporkan 11 kecamatan masih tergenang banjir. Hanya saja, dari seluruh wilayah tersebut, banjir paling parah masih terjadi di wilayah Kecamatan Rejoso dan Beji. 

Kata Sugeng, khusus di Kecamatan Rejoso, total ada 1774 rumah di 11 desa yang tergenang banjir. Terparah ada di Desa Jarangan,dimana ketinggian air mencapai 100 sentimeter. Sedangkan di wilayah Kecamatan Beji, setidaknya tiga desa masih berjibaku dengan banjir sampai sekarang, yakni Desa Kedungringin, Kedungboto dan Cangkring Malang. Terparah ada di Desa Kedungringin, tepatnya di Dusun Bahrowo dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter.

"Kalau yang lainnya rata-rata antara 20 sampai 60 sentimeter. Sekarang sudah banyak yang mulai surut. Tapi khusus di Rejoso dan Beji masih tinggi banjirnya," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...