Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

11 Rumah Warga Purwosari Rusak Diterjang Angin Puting Beliung. 4 Rusak Sedang 7 Rusak Ringan

Gambar berita
19 Maret 2024 (00:54)
Lingkungan
3153x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

11 rumah warga Dusun Sukun, Desa bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan  mengalami kerusakan setelah dihantam puting beliung, Minggu (17/3/2024).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, dari sebelas rumah tersebut, 4 rumah diantaranya rusak sedang dan 7 rusak ringan. 

Untuk rusak sedang terindikasi dari sebagian atap rumah jebol, genteng yang lepas maupun kanopi teras yang ambrol sebagian.

"Ada empat rumah warga yang rusak sedang dan tujuh rumah rusak ringan," kata Sugeng di sela-sela kesibukannya, Senin (18/3/2024).

Sebelas rumah rusak yang berada di Dusun Sukun tersebut berada di RT 6 - RT 8, dan BPBD Kabupaten Pasuruan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

Kata Sugeng, dalam beberapa hari terakhir, hujan deras disertai angin kencang mengguyur sebagian besar wilayah Pasuruan. Bahkan berlangsung lebih dari satu jam.

"Warga juga ada yang mengabadikan momen puting beliung yang terjadi meski jaraknya jauh. Karena memang bulan ini adalah puncak penghujan sampai akhir Maret," jelasnya.

Pasca kejadian, BPBD bersama OPD terkait lainnya langsung melakukan asesmen ke lokasi terdampak.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak puting beliung

"Sehari pasca kejadian, kami langsung melakukan assessment dan memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak," singkatnya.

Sementara itu, selain rumah warga, angin kencang juga membuat banyak pohon tumbang. BPBD mencatat hampir setiap hari ada laporan pohon tumbang antara 3-4 lokasi. 

Robohnya pohon tersebut sebagian besar berada di tepi jalan raya, dan tidak sampai menimpa pengendara yang melintas. Namun sempat membuat kemacetan, sebab posisi robohnya pohon tersebut langsung ke tengah jalan.

"Karena butuh waktu untuk mengevakuasi pohon yang roboh sampai ke tengah jalan. Makanya sempat macet sebentar," tutupnya. (emil)





 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...