Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

112 Rumah Warga Nguling dan Lekok Rusak Diterjang Puting Beliung

Gambar berita
20 Januari 2025 (12:10)
Lingkungan
784x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Berdasarkan asesment yang telah dilakukan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada 112 rumah warga di wilayah Kecamatan Nguling dan Lekok yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, Kamis (20/1/2025) sore kemarin.

Untuk di wilayah Nguling tercatat ada 74 rumah terdampak di Desa Mlaten dan Kedawang. Sedangkan di wilayah Kecamatan Lekok ada 38 rumah warga yang rusak di Desa Jatirejo, Semedusari, Tambaklekok dan Desa Wates.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan, seluruhnya dalam kategori rusak ringan sampai sedang.

Hanya saja, ada beberapa bangunan seperti toko dan pos penjagaan di wilayah Kecamatan Lekok yang rusak berat, lantaran kondisi bangunan bukan permanen dan bukan kepemilikan pribadi.

"Kalau yang di Nguling, seluruhnya permukiman warga. Ada satu atau dua toko, tapi ya jadi satu dengan rumah warga. Tapi kalau di Lekok ada pos jaga dan toko yang rusak berat karena bangunannya tidak permanen dan bukan milik pribadi," katanya.

Sugeng mengacungi jempol warga terdampak yang langsung sigap untuk memperbaiki atap rumah yang ambrol. Khususnya di Nguling yang sebagian besar profesi warga terdampak adalah tukang bangunan.

Hanya saja, Pemkab Pasuruan tetap memberikan bantuan kedaruratan kepada semua warga terdampak. Plus bantuan rehab dari perusahaan terdekat, seperti PT Indonesia Power dan lainnya.

"Bantuan kedaruratan tetap kami salurkan.Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Indonesia Power yang juga ikut membantu warga terdampak," imbuhnya.

Dengan rusaknya ratusan rumah, Sugeng menghimbau kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometrologi seperti saat ini.

"Kami yakin masyarakat semakin cerdas dalam menghadapi ancaman bencana hidrometrologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...