Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

114 BIDAN PTT KEMENKES ASAL KABUPATEN PASURUAN, SEGERA JADI PNS

Gambar berita
07 Maret 2017 (10:54)
Kepegawaian
6724x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 114 bidan PTT (pegawai tidak tetap) Kementerian Kesehatan di Kabupaten Pasuruan, dinyatakan lulus seleksi kompetensi dasar Kemenkes, dan segera akan ditetapkan menjadi CPNS (calon pegawai negeri sipil).

Sebelum ditetapkan menjadi CPNS, ke-114 bidan tersebut mengikuti Pembinaan dan Pengarahan Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf , di Gedung Serbaguna Pemkab Pasuruan, Selasa (07/03) pagi.

Dr Moch Nasir, Kepala BKPPD (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah) Kabupaten Pasuruan mengatakan, sebelum didapatkan 114 bidan yang dinyatakan lulus, total ada 151 bidan PTT yang telah mengikuti seleksi pada tanggal 24 Agustus 2016 lalu. Dari jumlah tersebut, 36 bidan diantaranya tidak lulus karena ketentuan usia yang lebih dari 35 tahun, dan 1 bidan mengundurkan diri karena alasan keluarga.

“Batas maksimal untuk CPNS adalah 35 tahun, meskipun banyak sekali bidan yang sudha mengabdi selama belasan atau puluhan tahun. Tapi kita tidak bisa berbuat banyak, karena itu sudah merupakan aturan dalam seleksi kompetensi dasar Kemenkes,” kata Nasir di sela-sela acara.

Setelah dinyatakan lulus seleksi pada bulan pebruari lalu, Pemkab Pasuruan melalui BKPPD saat ini tengah melakukan pemberkasan untuk selanjutnya diusulkan proses pengangkatan CPNS ke Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara di Sidoarjo. Kata Nasir, tujuan diselenggarakannya pembinaan dan pengarahan tak lain untuk memberikan pemahanan akan mulianya profesi sebagai seorang bidan, di samping didorong untuk dapat menekan angka kematian ibu baru melahirkan (AKI) dan angka kematian bayi baru lahir (AKB).

“Di Indonesia, jumlah kasus AKB dan AKI masih tergolong tinggi, sehingga dengan ditetapkannya bidan PTT menjadi PNS, maka seyogjanya diikuti dengan komitmen untuk menyelamatkan ibu yang akan melahirkan dan bayi yang akan dilahirkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad dalam sambutannya berharap agar para bidan PTT yang akan menjadi CPNS, senantiasa dapat menjaga kehormatan, tingkah laku dan bertindak sesuai norma hukum, mengutamakan kepentingan masyarakat, dan bersemangat dalam melaksanakan tugas menolong ibu yang akan melahirkan.

“Tugas bidan itu berat, karena menjadi tumpuan bagi pasangan rumah tangga yang akan dikarunia anak. Ibu yang akan melahirkan selain harus berjuang, juga dibantu oleh seorang bidan. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan. Maka dari itu, teruslah belajar untuk bagaimana bisa menjadi bidan yang dikagumi oleh masyarakat,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Koperasi, Usaha Kecil, Menegah, Perindustr...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM Kelurahan Bendomungal, Wabup Gus Shobih Minta Warga Sekitar Jaga dan Memanfaatkannya Dengan Baik

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meminta kepada seluruh masyarakat Keluraha...

Article Image
Asyiknya Berwisata Petik Melon Golden Kinanti di Desa Sumbergedang, Pandaan

Berwisata tentu saja menjadi aktifitas menyenangkan agar otak bisa segar kembali...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi Kelurahan Bendomungal

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Penanganan Kumuh Skala Kawa...