Pemerintah Kabupaten Pasuruan

16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Gambar berita: 16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus melakukan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan, baik berlubang maupun bergelombang.

Seperti pada ruas Jalan Bendungan–Rejosari yang selama ini dipenuhi lubang dan bergelombang kini mulai diperbaiki. Menariknya, perbaikan ruas ini butuh waktu hingga 16 tahun lamanya.

Tentu saja, pembangunan jalan ini bukan sekadar menghadirkan akses yang lebih nyaman, tetapi juga menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama bertahun-tahun mereka suarakan.

M. Yunus, warga sekaligus petani Desa Rejosari, mengaku bersyukur karena jalan di desanya akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

Menurutnya, terakhir kali ruas jalan tersebut diperbaiki sekitar tahun 2010.

Sejak saat itu, kata dia, kondisi jalan ini terus mengalami kerusakan tanpa ada penanganan yang berarti.

“Alhamdulillah, setelah sekitar 16 tahun akhirnya jalan ini diperbaiki. Sebagai petani tentu kami sangat senang karena akses menuju sawah dan mengangkut hasil panen menjadi lebih mudah,” ungkapnya, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan Sarinah Rostief mengatakan, perbaikan ruas Jalan Bendungan–Rejosari merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya pada ruas jalan yang memiliki fungsi strategis bagi mobilitas masyarakat.

Menurutnya, ruas tersebut tidak hanya menjadi akses utama warga Desa Rejosari dan sekitarnya, tetapi juga kerap dimanfaatkan pengguna jalan sebagai jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di jalan nasional.

“Ruas Bendungan–Rejosari ini memiliki peran yang cukup strategis. Selain menjadi akses masyarakat setempat, jalan ini juga banyak digunakan sebagai jalur alternatif oleh pengguna jalan yang menghindari kepadatan di jalan nasional. Karena itu, peningkatan kualitas jalan menjadi sangat penting,” ujar Sarinah. 

Ia berharap, selesainya proyek tersebut nantinya mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendukung aktivitas perekonomian warga.

“Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang selama belasan tahun harus beraktivitas di atas jalan yang kondisinya rusak,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Nikmatnya Kupang Kraton. Kuliner Legendaris Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan selain dikenal daerah industri dan religius, juga terkenal ak...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...