Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

2 Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan Masuk Top 99 Pelayanan Publik Nasional

Gambar berita
04 Mei 2017 (22:00)
Pelayanan Publik
5318x Dilihat
0 Komentar
admin

Dua Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan masuk nominasi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional.

Kedua inovasi tersebut yakni Surya Mas Jelita (Sehat untuk Berkarya Mandiri Bersama Kelompok Jelang Eliminasi Kusta) dan Sakera Jempol (Sadari Kekerasan Perempuan dan Anak dengan Jemput Bola Kabupaten Pasuruan).

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf pun memaparkan sendiri kedua inovasi tersebut di hadapan Tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, di Ruang Rapat Sriwijaya II, Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Kamis (04/05/2017), dengan harapan kedua inovasi  tersebut dapat masuk 40 besar tingkat nasional.

“Alhamdulillah saya selesai memaparkan sendiri kedua inovasi yang kita miliki. Semuanya lancar dan semoga inovasi kita masuk 40 besar inovasi pelayanan public tahun ini,” kata Irsyad, sesaat setelah memaparkan.

Menurut Irsyad, Surya Mas Jelita adalah sebuah inovasi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan penyakit kusta di wilayah grati sebagai daerah endemic kusta. Di dalam inovasi tersebut, setiap petugas melakukan pendekatan “SRUPUD“( Sosialisasi, Rembug kusta, Upaya pendekatan personal, Pembentukan KPD/Kelompok Perawatan Diri, Upaya memberdayakan kelompok, hingga Dievaluasi). Inovasi ini mempunyai  keunggulan antara lain memberikan pelayanan yang komprehensif mulai dari perawatan, pengobatan dan pemberdayaan melalui cara pendekatan yang manusiawi, komitmen dan kesungguhan dari semua pihak, kebersamaan semua elemen yang sehati, penderita tidak hanya sembuh tetapi mempunyai kemandirian dan berkarya.

“Dukungan akan mengalir apabila sudah bisa menampilkan manfaat dari hasil kinerja kita. Dan perlu diketahui bahwa inovasi ini sangat efektif untuk  menurunkan stigma di masyarakat akan bahayanya penyakit kusta di Grati,” katanya.

Kusta di Grati sendiri bukanlah hal baru. Kata Irsyad, sejak tahun 2009-2016, total ada 298 kasus kusta yang menimpa warga Grati. Penyebab munculnya kusta bisa karena beberapa hal, diantaranya pengetahuan tentang penyakit kusta yang kurang, angka kesakitan kusta yang tinggi, ditemukan kasus kusta pada anak, adanya kecacatan, pola hidup bersih dan sehat yang masih rendah, kurang optimalnya dukungan lintas sektor serta pendekatan yang dilakukan kurang tepat sehingga timbul kegagalan dalam eliminasi kusta.

“Di Puskesmas Grati penyakit kusta merupakan penyakit yang bercitra negatif dan mendapat diskriminasi di masyarakat sehingga penderita kusta merasa malu, tidak mau berobat dan tidak berdayaguna. Berdasarkan permasalahan yang ada, akhirnya kita lakukan beberapa langkah untuk mengatasinya, seperti sosialisasi pada petugas kesehatan, keluarga, Tokoh masyarakat/agama, kader kesehatan menggunakan media (leaflet, kipas dll) dan format follow up pemeriksaan, Rembug kusta dengan Dinas Kesehatan, Kecamatan, Puskesmas, Dinas Pendidikan, KUA, Bappeda, Disnakersostrans, Dinas Koperasi, Kepala Desa,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama untuk menganalisis permasalahan  beserta penyelesaiannya, dan langkah lainnya, dan semuanya berhasil,” jelasnya dengan detail. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...

Article Image
Mantapkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Shobih Lantik Dua Pejabat Fungsional Analis Kebencanaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori lantik jabatan fungsional Badan Penanggu...

Article Image
Goes to School, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Sosialisasikan PAREEDI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo goes to school,...

Article Image
RSUD Bangil Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing, ABUS dan Pemeriksaan BMD

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil menggelar Bakti sosial operasi bibir sumbi...

Article Image
Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, Rumah Sakit Umum...