Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

2020, Usulkan Pembangunan Gudang Garam Berstandar Nasional

Gambar berita
09 Desember 2019 (15:05)
Ekonomi
4378x Dilihat
0 Komentar
admin

Musim panen raya seperti sekarang ini, membuat stok garam di Pasuruan melimpah. Bahkan, saking banyaknya membuat tak sedikit yang tidak terserap pasar, sehingga membuat para Petambak menimbun hasil garamnya.

Kondisi ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Rencananya, Dinas Perikanan akan membangun gudang garam berstandar nasional, tahun 2020 mendatang.

Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, gudang garam tersebut direncanakan akan dibangun di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton sebagai salah satu wilayah penghasil garam terbesar di Kabupaten Pasuruan.

“Kita inginnya secepatnya, karena kami ingin memenuhi keinginan para petani garam kalau pas panen raya seperti ini. Ada gudang khusus untuk garam, karena sampai sekarang memang belum ada,” kata Slamet, di sela-sela kesibukannya, Senin (09/12/2019).

Saat ini, rencana tersebut sudah diusulkan ke Pemprov Jawa Timur, untuk bisa direalisasikan tahun 2020 mendatang.  Diharapkan, gudang garam ini bisa menampung 1000 ton garam dari hasil produksi garam di semua wilayah perairan di Kabupaten Pasuruan, yakni Kecamatan Lekok, Kraton, Nguling dan Bangil.

“Pas musim hujan, harga garam bisa naik sehingga menguntungkan para petani. Maka dari itu, kami usulkan pembangunan gudang garam,” tandasnya.

Hanya saja, usulan pembangunan gudang garam ini sampai sekarang belum mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Meski begitu, Slamet optimis bahwa rencana pembangunan gudnag garam ini akan terealisasi, minimal tahun depan.

“Semoga awal tahun atau pertengahaun tahun sudah ada kabar baik yang kami terima,” singkatnya kepada Suara Pasuruan.

Sementara itu, Menumpuknya hasil tambak garam, sebenarnya sudah terlihat dalam 2-3 bulan terakhir. Harga garam pun sampai anjlok.

Hanifah ( 55), petambak garam asal Gerongan, Kecamatan Kraton, mengeluhkan harga garam yang anjlok. Yaitu, hingga Rp 250 per kilogram. Harga jual garam yang anjlok, membuat banyak petambak enggan menjual garamnya. Termasuk Hanifah yang terpaksa menjual garam eceran ke toko-toko, agar harganya bisa lebih bersaing dibanding dijual ke distributor.

“Ya gimana lagi, daripada gak lagu, mending saya jual sendiri ke took-toko terdekat. Yang penting laku,” ungkapnya.

Hanifah terpaksa menjual garam ke took-toko secara ecer, lantaran sebentar lagi memasuki musim hujan. Dia dan para petambak lainnya takut, garam yang ditumpuk akan rusak selama musim hujan. Dan pada akhirnya, merugikan petambak sendiri.

“Kalau ada gudang garam, maka bisa menyimpan garam kami, kemudian kami jual pas hujan,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Siapkan Skill untuk Kebutuhan Industri, 64 Pencaker di Kabupaten Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional

Sebanyak 64 pencari pekerjaan (pencaker) di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pelati...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...