Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

325 Kapal Nelayan Kabupaten Pasuruan Gunakan Bahan Bakar LPG

Gambar berita
21 November 2017 (11:45)
Ekonomi
4212x Dilihat
0 Komentar
admin

325 nelayan di Kabupaten Pasuruan sudah tak lagi menggunakan bensin sebagai BBM (bahan bakar minyak) perahu mereka, melainkan beralih menggunakan BBG (bahan bakar gas) LPG.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perikanan tengah mendistribusikan bantuan converter kit plus elpiji 3 kg kepada para nelayan kecil yang memenuhi persyaratan.

Slamet Nur Handoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, ketiga ratus dua puluh lima nelayan tersebut merupakan kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk nelayan Kabupaten Pasuruan. Rinciannya adalah 41 nelayan Desa Kedungboto dan 9 nelayan Kedungringin, Beji, 146 nelayan Gerongan dan 66 nelayan Pulokerto, Kecamatan Kraton, 29 nelayan Jatirejo dan 20 nelayan Tambakan, Kecamatan Lekok, serta 7 nelayan Desa Penunggul, 5 nelayan Kedawung, dan 2 nelayan Mlaten, Kecamatan Nguling. Jenis bantuan yang diberikan berupa mesin kapal perikanan, 2 unit elpiji plus isinya (gas), serta converter kit beserta selang.

“Kita berikan cuma-cuma, tapi ada persyaratan untuk para penerimanya, jadi tidak semua nelayan bisa mendapatkan bantuan ini,” kata Slamet di sela-sela kesibukannya, Selasa (21/11/2017).

Persyaratan yang dimaksud diantaranya adalah para nelayan kecil yang memiliki kapal di bawah 5 GT (gross ton), kapal nelayan berbahan bakar bensin dan berdaya mesin di bawah 13 HP (horse power), jenis alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan adalah alat tangkap ramah lingkungan, serta belum pernah menerima bantuan sejenis. Kata Slamet, banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh nelayan yang beralih BBM ke BBG, utamanya dapat menghemat biaya melaut hingga 50%.

“Kalau dihitung, satu tabung BBG sama dengan 7 liter bensin, jadi lebih efisien dalam segala hal. Untuk itu saya berharap agar para nelayan yang sudah menerima bantuan, bisa langsung menggunakannya,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar nasib nelayan lain yang belum mendapatkan bantuan, Slamet menegaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat untuk 800 nelayan di Kabupaten Pasuruan, tahun 2018 mendatang.

“Kalau jumlah rumah tangga nelayan di Kabupaten Pasuruan mencapai 8000 RT, tapi yang nelayan kecil sekitar 1000 orang, dan Insya Allah tahun depan semuanya akan beralih menggunakan gas elpiji sebagai BBM nya,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...