Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

4 Hari Berturut-Turut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Gelar Pemeriksaan Post Morthem

Gambar berita
01 Juli 2023 (12:57)
Pelayanan Publik
2010x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Empat hari berturut-turut, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan melakukan pemeriksaan post mortem pada hewan qurban.

Seperti yang terlihat pada Rabu (28/06/2023) hingga Sabtu (01/07/2023) pagi. Para petugas berkeliling ke sejumlah lokasi pemotongan hewan qurban di Kabupaten Pasuruan. Baik di masjid, musholla, instansi, pondok pesantren hingga RPH (Rumah Pemotongan Hewan).

Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu mengatakan, pemeriksaan post morthem dilakukan oleh 100 petugas yang menyebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Tujuannya tak lain untuk memberikan jaminan bahwa karkas, daging, dan jeroan yang dihasilkan oleh seluruh hewan qurban tersebut betul-betul aman dan layak dikonsumsi.

"Apalagi sekarang musimnya LSD dan PMK. Makanya kami terjunkan banyak petugas untuk mengecek betul bagaimana kondisi hewan yang akan diqurban," katanya. 

Dijelaskan Diana, pemeriksaan post mortem pada hewan qurban berupa organ dan jerohan seperti hati, paru-paru, ginjal, limpa dan limfoglandula.

Masing-masing organ tersebut diperiksa satu-satu untuk memastikan keamanannya. Apabila ditemukan hal yang mencurigakan, maka petugas berhak untuk menguji daging atau jeroan hewan qurban, untuk kemudian dilakukan langkah tepat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita ambil satu kasus, kalau warna dagingnya pucat atau kotor, atau pas kita iris hati nya kemudian ternyata berpasir, maka sudah pasti terinfeksi cacing hati. Kalau paru-paru biasanya ujung-ujungnya runcing, kalau gak sehat pasti bentuknya berbeda dan agak bau," jelasnya. 

Lebih lanjut Diana menegaskan bahwa selama melakukan pemeriksaan post mortem, petugas memastikan bahwa hewan qurban dalam keadaan sehat. 

Selain itu, untuk tata cara penyembelihan sudah sesuai dengan syariat Agama Islam.

"Tata cara penyembelihan sesuai syariat agama islam,"tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...