Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

4091 Guru K2 dan Sukwan se-Kabupaten Pasuruan, Sumringah

Gambar berita
06 Juni 2018 (18:18)
Pendidikan
7178x Dilihat
0 Komentar
admin

Ribuan guru sokwan murni (belum mempunyai SK Bupati) di Lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Rabu (06/06/2018) bahagia bukan kepalang.

Betapa tidak, gaji mereka selama 5 bulan, akhirnya cair, meski agak mengalami keterlambatan.

Pencairan gaji yang diistilahkan sebagai Jasa Pendidikan itu dilakukan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, di mana sebanyak 3496 guru sukwan rela mengantre hingga berjam-jam, demi menerima gaji yang sangat mereka tunggu itu.

Salah satunya Ani Rahmawati (39), salah satu guru di wilayah Kecamatan Winongan yang mengaku lega, lantaran telah menerima Rp 5 juta, terhitung gaji mulai Januari hingga Juni 2018.

“Saya sangat senang mas, karena lebaran juga sebentar lagi. Saya belum beli pakaian buat anak-anak, dan kue di rumah juga belum bikin, karena biasanya saya membuat kue sendiri,” ungkapnya dengan perasaan campur aduk.

Ani adalah satu dari ribuan guru lain yang dipanggil Dinas Pendidikan untuk menerima uang kesejahteraan tenaga pendidikan.  Selain guru sokwan, sebanyak 535 guru K2 telah dulu menerima honor, tepatnya Selasa (05/06/2018) atau sehari sebelum pencairan guru sukwan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi menegaskan bahwa untuk tahun ini, memang ada keterlambatan pencairan. Namun, keterlambatan itu disebabkan karena perubahan sistem atau mekanisme pencairan. Kalau dulu, pencairan disalurkan secara manual, sekarang pencairan dilakukan melalui Bank Jatim.

“Beda sekali dengan tahun lalu yang pencairannya bisa langsung manual. Tapi mulai tahun ini sudah melalui perbankan, sehingga agak mundur dari jadwal semua. Untuk itu, saya mohon maaf kepada semua guru, tidak ada sama sekali maksud kami untuk mengundurkan jadwal pencairan,” kata Iswahyudi, sembari melihat proses pencairan.

 

Ia mengatakan, hari ini, semua guru honorer K2 dan sukwan mendapatkan buku tabungan dan ATM Bank Jatim, dan akan aktif sehari setelahnya.

“Selamat untuk semua guru K2 dan sukwan. Selamat lebaran dan bisa berkumpul dengan keluarga,” singkat Iswahyudi.

Kepada guru-guru honorer, pria bergelar Doktor itu berpesan agar para guru K2 dan sukwan untuk tetap semangat dan memberikan yang terbaik untuk para pelajar. Ia mengaku pihaknya masih berupaya agar segera ada aturan yang mengatur pengangkatan guru sebagai PNS.

"Semoga intensif ini bisa bermanfaat dan diharapkan bisa digunakan secara maksimal. Selamat berlebaran," tambahnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...