Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

50% RTLH di Kabupaten Pasuruan, Selesai Diperbaiki

Gambar berita
23 September 2025 (17:46)
Pelayanan Publik
1041x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Lebih dari lima puluh persen, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, telah rampung dilakukan. 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono mengatakan untuk tahun ini ada 51 RTLH yang diperbaiki dan tersebar di 5 wilayah kecamatan. Diantaranya Kecamatan Bangil, Beji, Rembang, Sukorejo dan Gempol.

"Kebetulan sekarang ke Puspo, di sini ada sepuluh rumah yang diperbaiki dan hampir selesai semua," kata Eko di sela-sela meninjau hasil jadi perbaikan RTLH di Dusun Tegalanyar, Desa Puspo, Selasa (23/9/2025).

Dijelaskan Eko, untuk masing-masing rumah penerima bantuan mendapatkan alokasi anggaran perbaikan sebesar Rp 20 juta. Dengan rincian Rp 16 juta untuk pembelian bahan material dan Rp 4 juta untuk ongkos/upah tukang. 

Ditargetkan rehab RTLH sudah selesai paling lambat november mendatang. 

"Karena sudah banyak yang selesai, tapi ada yang masih belum dimulai. Mudah-mudahan november sudah selesai semuanya," imbuhnya. 

Lebih lanjut Eko menegaskan bahwa jumlah RTLH yang direhab pada tahun ini menurun cukup banyak. Hal itu disebabkan akibat efisiensi anggaran yang dilakukan oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia."Karena ada efisiensi anggaran, maka jumlah RTLH yang diperbaiki pun akhirnya dikurangi," imbuhnya. 

Sementara itu, saat ditanya seputar jumlah RTLH yang belum direhab, Eko menyampaikan Pemkab Pasuruan masih memiliki PR untuk merehab sekitar 8200 RTLH.

Sedangkan dalam lima tahun terakhir Pemkab Pasuruan telah memperbaiki sebanyak 14 ribu lebih RTLH, tepatnya sejak 2019 hingga 2024 kemarin. Ia pun meyakini apabila tak ada efisiensi anggaran, maka jumlah RTLH yang direhab akan bertambah.

"Mudah-mudahan tahun depan sudah normal kembali," tutupnya.

Di tempat yang sama, Lilis Hanifah (44), warga RT 2 RW 2 Dusun Berran Desa Oro Oro Ombo wetan, Kecamatan Rembang tak kuasa menahan haru saat ia mengetahui rumahnya akan diperbaiki, oktober esok.

"Terima kasih Pak Bupati. Kasian anak saya kalau hujan selalu bocor rumahnya," ungkapnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...