Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

8 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Dikepung Banjir. Terparah di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon

Gambar berita
29 Januari 2025 (09:21)
Lingkungan
3008x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ancaman bencana hidrometrologi seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor harus semakin diwaspadai.

Di Kabupaten Pasuruan, 8 wilayah Kecamatan terendam banjir. Diantaranya Kecamatan Pohjentrek, Kraton, Grati, Pasrepan, Gondangwetan, Winongan, Rejoso, dan Beji.

Dari delapan kecamatan tersebut, Kecamatan Pasrepan untuk pertama kalinya menjadi daerah terdampak banjir, yakni Desa Jogoripuh dan Pohgading.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banjir yang menerjang dua desa di wilayah Pasrepan tersebut murni disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi dan berlangsung selama berjam-jam. Hingga menyebabkan sungai-sungai kecil tak mampu menampung debit air dengan jumlah besar.

"Bertahun-tahun Pasrepan ini gak pernah kebanjiran, dan sekarang tiba-tiba ada laporan banjir, ya kaget. Tapi harus kita hadapi bersama," kata Sugeng di sela-sela mempersiapkan bantuan kedaruratan bagi warga terdampak di Posko BPBD Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/1/2025).

Dari delapan wilayah terdampak, Sugeng menegaskan bahwa banjir terparah terjadi di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Ketinggian air banjir sejak kemarin sempat mencapai hampir dua meter, namun saat ini sudah menurun meski masih menggenangi permukiman warga.

"Paling parah di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Hari pertama banjir kemarin sudah mencapai dua meter.Tapi di hari ini sudah mulai surut meski masih menggenangi rumah warga," ungkapnya.

Dijelaskan Sugeng, banjir kali ini cukup besar dengan volume ketinggian yang lumayan. Saking besarnya, sebanyak 75 warga Dusun Tokwiro, Desa Winongan Lor sampai dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

"Kita evakuasi karena kondisi air banjir yang cukup tinggi sehingga berbahaya kalau masih memilih bertahan di rumahnya." ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...

Article Image
Gus Shobih Berangkatkan Puluhan Peserta Gerak Jalan Santri 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama menggelar Gerak Jalan Hari...

Article Image
Buka Lomba Da'i Nusantara, Gus Shobih : Selamat Berdakwah. Santri Jaman Sekarang Harus Melek Digital

Ratusan pelajar SMP/Mts dan santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Lomba Da'i Nu...