Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ada Longsor di Tosari. Pemkab Pasuruan Himbau Masyarakat Waspadai Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Gambar berita
07 Oktober 2022 (14:49)
Lingkungan
3006x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menghimbau masyarakat, khususnya warga di lereng pegunungan untuk waspada potensi tanah longsor saat musim pancaroba seperti sekarang.

Himbauan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melalui Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris.

Menurutnya, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai hujan deras disertai angin kencang yang bisa berpotensi longsor.

Sebagai buktinya, tanah longsor kembali terjadi di Tosari, Jumat (07/10/2022) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Longsor tersebut mengenai rumah Nanang Chosim (47), warga RT 002 RW 005 Dusun Kertoanom, Desa Tosari, Kecamatan Tosari.

"Tadi pagi longsor kembali terjadi. Kali ini menimpa rumah Nanang Chosim (47), warga RT 002 RW 005 Dusun Kertoanom, Desa Tosari, Kecamatan Tosari," kata Harris melalui sambungan selulernya.

Dijelaskannya, sehari sebelum kejadian, hujan deras disertai angin kencang berlangsung selama dua jam. Keesokan pagi, tiba-tiba tanag longsor dan mengenai tembok samping rumah Nanang hingga jebol. Sehingga tumpukan longsoran pun sampai memasuki kediamannya.

Selang waktu satu jam kemudian, warga berbondong-bondong membantu mengeluarkan longsoran dari dalam rumah.

"Warga Tosari ini guyubnya bukan main. Ada apa-apa langsung gotong royong. Seperti kejadian pagi ini, begitu ada tanah longsor langsung bahu membahu membersihkan sekaligus mengeluarkan longsoran dari rumah Pak Nanang," tegas Harris.

Beruntung, meski menimpa rumah warga, namun tanah longsor ini tak menyebabkan korban jiwa. Harris pun mengajak warga untuk tetap waspada sekaligus berhati-hati saat hujan turun dengan derasnya plus angin kencang.

Bagi masyarakat di dataran rendah juga dihimbau untuk bergotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat, serta tak membuang sampah sembarangan yang bisa menyumbat biopori atau lubang-lubang air hingga saluran air yang ada di sekitar lingkungannya.

"Karena ini musim pancaroba, cuaca akan berubah secara tiba-tiba, jadi ada ketidak pastian cuaca, warga diminta untuk dapat melakukan antisipasi dini terkait rumah yang kontruksinya kurang baik, diperbaiki. Saluran air lingkungan segera dinormalisasi, terutama di daerah pegunungan, karena retakan tanah sangat memungkinkan untuk terjadi longsor. Yang ada di dataran rendah, aliran airnya harus dinormalkan. Jangan buang sampah sembarangan," himbaunya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan Festival Gledekan Pasuruan Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

Masyarakat di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan sukses menggelar Festival Gle...

Article Image
Puluhan Tahun. Warga Desa Lumbang Lestarikan Permainan Tradisional Gemblidik

Di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, warga sekitar punya perm...

Article Image
Jaring Bibit Atlet Berprestasi, PBSI Kabupaten Pasuruan Gelar Kejuaraan Bulutangkis Indocock Bupati Pasuruan Open 2026

Pengcab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pasuruan mengge...

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...