Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

AGAR TERTIB BERDAGANG, DISPERINDAG BINA RATUSAN PKL DAN PEDAGANG ASONGAN

Gambar berita
22 Februari 2017 (14:58)
Umum
7528x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan pedagang kaki lima (PK ) maupun asongan yang masih saja berjualan di tempat yang tidak semestinya, diundang oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/02).

Mereka datang untuk mengikuti pembinaan oleh Disperindag, Dinas Kesehatan dan Satpol PP, di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/02).

Maria Ulfa, Kabid Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, tujuan dilaksanakan pembinaan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman akan aturan berdagang yang sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2015 tentang penataan PKL. Dalam perda tersebut salah satunya disebutkan tentang tempat-tempat mana saja yang tidak boleh digunakan untuk tempat berdagang, seperti di atas trotoar dan saluran-saluran air, tempat-tempat umum, perempatan hingga radius 100 KM, Alun-alun, dan tempat lainnya.

“Namanya juga PKL pasti pindah-pindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Untuk itu, kita kumpulkan mereka semua agar mengerti apa saja yang harus dilakukan supaya tidak berulang kali mereka kena razia Satpol PP karena melanggar aturan,” kata Maria di sela-sela acara.

Untuk mengumpulkan jumlah PKL yang mencapai ratusan orang, Disperindag membagi kegiatan pembinaan selama 6 kali di 6 titik, yakni Kecamatan Pandaan sebanyak dua kali, Purwodadi, Bangil, Rejoso, dan Tapaan. Kata Maria, keenam titik itu menjadi sentra dari masing-masing wilayah, contohnya kegiatan di BLK Rejoso yang dihadiri para PKL dari wilayah Kecamatan Rejoso, Grati dan Nguling.

“Total ada 600 PKL yang kita undang. Rata-rata penjual makanan minuman dan barang elektronik seperti VCD dan sejenisnya. Para PKL harus mengerti sistem manajemen berdagang, cara berjualan maupun tempat berjualan,” imbuhnya.

Selain perihal aturan tempat berdagang, Disperindag juga mengundang Dinas Kesehatan untuk memberikan wawasan mengenai makanan dan minuman yang dijual bebas di masyarakat. Puji Rahayu, salah seorang petugas Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa mamin yang dijual harus memenuhi beberapa kriteria utama, yakni aman dan memenuhi syarat kesehatan. Aman dalam artian aman dimakan, tidak beracun serta tidak menimbulkan penyakit pasca dikonsumsi. Sedangkan memenuhi syarat kesehatan adalah tidak boleh mengandung bakteri, jamur ataupun virus yang menyebabkan kesakitan.

“Para penjamah makanan atau yang menyajikan makanan minuman juga harus memperhatikan kesehatan makanan itu sendiri. Jangan sampai piring kotor dicuci hanya satu kali, melainkan minimal tiga kali supaya benar-benar bersih,” terangnya. (emil) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...

Article Image
Lembah Pendawa Pandaan. Hadirkan Nuansa Pulau Dewata Yang Memanjakan Mata

Bali, ikon pariwisata dunia asal Indonesia dikenal sebagai surganya dunia. ...

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...