Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gambar berita
13 Maret 2026 (08:19)
Ekonomi
793x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?

Beruntung sekali bisa berkesempatan menyaksikan panen duku rejoso langsung dari pohonnya, di salah satu desa penghasil buah duku di Dusun Petahunan, Desa Ketegan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan

Ini langka, sebab hampir semua petani duku rejoso di empat desa tak perlu menjualnya ke pasar. Sebab sudah ada pembeli yang memborongnya langsung dari kebunnya.

Salah seorang Petani Duku Rejoso, Abdul Karim mengaku memiliki pohon duku sejak sekitar tahun 1970. 

Dulu, jumlah pohon yang dimiliki cukup banyak sampai 50 pohon lebih. Tapi untuk saat ini hanya separuhnya, sebab banyak yang sudah mati.

"Dulu masih belajar bungkus duku dan pohonnya masih banyak. Tapi sekarang banyak yang mati," ungkapnya, kamis (12/3/2026).

Dalam satu pohon berukuran besar dan berusia belasan tahun bisa menghasilkan 1 kwintal duku. Namun untuk rata-rata per pohon dapat dipanen hingga 60-70 kg.

Kata Karim, duku yang dipanennya dijual per 1 kg dengan harga antara 27 ribu sampai 30 ribu. 

"Jualnya gak sampek ke pasar, sudah diborong sama pembeli kayak mas yono itu," terangnya.

Diakui Karim, duku rejoso berbeda dengan duku palembang maupun duku lainnya. Perbedaan tersebut terletak pada citarasa yang manis, tahan lama, berbiji kecil, serta memiliki ketebalan daging yang luar biasa.

"Silahkan coba datang ke sini dan menikmati duku rejoso yang segar, sangat manis dan daging tebal," ucapnya.

Sementara itu, Camat Rejoso, Arfian Fakhrudin Kurdiamsyah menegaskan sampai saat ini, tak kurang dari 1000 pohon duku masih berdiri kokoh menghasilkan kualitas buah yang sangat manis, berbiji kecil dan dan daging yang tebal.

Meski secara jumlah sudah berkurang, namun masyarakat di 4 desa di Kecamatan Rejoso masih banyak yang mempertahankan pohon duku sebagai penghasil cuan, saat musim panen tiba.  

"Ada 4 desa penghasil duku, yakni Desa Ketegan, Kawisrejo, Pandanrejo dan Rejoso Kidul. Paling banyak ada di Desa Kawisrejo dan Pandanrejo, yang mendahului panennya di sini, di Desa Ketegan," terangnya. 

Saat ditanya apakah ada upaya yang dilakukan untuk memperbanyak jumlah bibit pohon duku di semua desa tersebut, Arfian menegaskan beberapa kali sudah dilakukan. Terutama bantuan dari Dinas Pertanian sampai CSR perusahaan.

"Dari PT CJI juga sudah pernah memberikan bantuan cangkok antara duku dengan langsep lokal, ada yang berkembang sampai sekarang, tapi ada yang tidak karena kami kembalikan lagi kepada petaninya," tegasnya.

Ke depan, Arfian berharap warga terus melestarikann pohon duku sebagai ikon buah khas Kecamatan Rejoso dan Kabupaten Pasuruan.

"Harapan kami, pohon duku dapat dijaga kelestariannya, sebab dapat meningkatkan ekonomi warga jika panen, dan menjadikan Rejoso sebagai ikon buah duku yang tidak akan pernah terganti," harapnya. (emil)








Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...