Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ajak Tim Ahli Cagar Budaya Hingga BPCB Mojokerto, Disparbud Kabupaten Pasuruan Terus Kaji Sendang Manikrejo

Gambar berita
18 Juli 2018 (18:02)
Pariwisata
3356x Dilihat
0 Komentar
admin

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan terus mengkaji sekecil apapun informasi yang berkaitan dengan Sendang (Petirtaan) Manikrejo di Dusun Sendang, Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso.

Tak sendirian, Disparbud bahkan mengajak Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Pasuruan dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto langsung ke Sendang Manikrejo, Rabu (18/07/2018) pagi, untuk memastikan sendang tersebut merupakan warisan peninggalan bersejarah yang harus dijaga.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan melalui Nurul Hudayati selaku Kabid Seni dan Budaya mengatakan, seluruh tim melakukan kunjungan ke lokasi sendang tersebut yang diawali dengan rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai pihak, termasuk warga sekitar.

“Setelah kita kuras beberapa waktu lalu, kita datang lagi untuk bertemu dengan warga supaya mereka mengetahui bahwa kita serius untuk mengembangakn sendang ini menjadi daya tarik pariwisata baru di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Hanya saja, dalam rakor yang digelar di balai desa setempat, Nurul menegaskan bahwa ada beberapa warga sempat menolak dengan keras rencana Disparbud Kabupaten Pasuruan untuk mengembangkan sendang tersebut. Alasannya adalah masih tingginya magnet mistis di sekitar lokasi tersebut, sehingga ditakutkan akan berdampak buruk pada warga sekitar.

“Dulu sebelum ditemukan, Sendang Manikrejo ini sering didatangi warga, terutama untuk mereka yang suka bermain togel. Alhamdulillah, karena niatnya kami tulus untuk bisa menjaga peninggalan sejarah ini, sehingga meskipun ada yang menolak keras, tapi endingnya semua menerima, jadi kita akan kembali melakukan pertemuan dengan warga supaya lega,” imbuhnya.

Sementara itu, Nugroho selaku Perwakilan KPCB Mojokerto menilai bahwasanya Sendang Manikrejo memiliki banyak ciri sebagai situs peninggalan bersejarah. Hal tersebut dapat dilihat mulai dari struktur sendang, material yang dibuat, hingga hiasan maupun nuansa di sekitar sendang itu sendiri.

“Butuh waktu yang tidak sedikit untuk bisa memastikan sekaligus menetapkan Sendang Manikrejo sebagai warisan peninggalan bersejarah. Yang jelas kalau dilihat dari kasat mata memang bukan buatan manusia jaman sekarang. Itu sudah terbentuk lama, contohnya saja dari batu bata yang tersusun di sekitar sendang yang ukurannya besar, belum lagi structural bangunan sendang sanga persis dengan sendang-sendang yang dibangun pada jaman kerajaan dulu,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebuah petirtaan (sendang) atau kolam pemandian kuno berukuran 8 x 12 meter dan 10 x 20 meter dan membentuk angka 10 serta dikelilingi sekitar 23 pohon gayam berdiameter rata-rata 1 meteran, ditemukan di tengah persawahan yang tak jauh dari pemukiman warga. Tak jelas kapan mulai diketahuinya sendang tersebut, sehingga Pemkab Pasuruan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) langsung melakukan penelusuran untuk memastikan tempat tersebut sebagai situs bersejarah asli Kabupaten Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...