Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Angin Kencang, Masyarakat Diminta Tak Sembarangan Bakar Sampah Agar Tak Terjadi Kebakaran

Gambar berita
06 Februari 2025 (04:17)
Umum
2232x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Angin kencang yang terjadi dalam beberapa pekan belakangan tak hanya berpotensi pada banyaknya kejadian pohon tumbang, tapi juga kebakaran.  Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Satpol PP mengimbau agar masyarakat tak sembarangan membakar sampah.

Himbauan ini disampaikan Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda di sela-sela kesibukannya, Kamis (6/2/2025) siang. Menurutnya, masyarakat diminta agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh cuaca ekstrem. Khususnya angin kencang yang berpotensi memperbesar kobaran api.

"Kami mengingatkan warga untuk tidak sembarangan membakar sesuatu, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Jangan asal membakar apapun saat ini. Jika lalai, api bisa cepat membesar karena angin kencang," katanya.

Ditegaskan Huda, meski masih masuk musim penghujan, namun beberapa hari terakhir, intensitasnya sudah mulai berkurang dan berganti dengan angin kencang.

Pihaknya pun sudah menstandby kan sebanyak 50 petugas pemadam kebakaran (Damkar) jikalau ada laporan kebakaran dari warga. Plus 6 unit kendaraan damkar yang siap digunakan.

"Totalnya kita punya 50 petugas damkar. Setiap harinya secara bergantian enam orang dikali tiga shift untuk membantu jikalau ada kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Pasuruan," ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya apakah sudah ada laporan kebakaran yang terjadi dalam beberapa hari belakangan, Huda menegaskan bahwa ada satu kejadian kebakaran di PT Super Amos Chicken, Desa Kedungboto, Kecamatan Beji pada 27 Januari 2025 lalu.

Diketahui, perusahaan tersebut merupakan pabrik pengolahan ayam potong. Pasca kejadian, perusahaan mengalami kerugian di atas Rp 1 milyar.

"Selama dua jam, akhirnya petugas berhasil memadamkan si jago merah. Kalau penyebab kebakarannya masih dalam penyelidikan," tutupnya

Lalu bagaimana di tahun 2024? Huda mengatakan selama satu tahun, telah terjadi 270 kasus kebakaran di Kabupaten Pasuruan. Kebanyakan insiden ini menghanguskan lahan-lahan kosong, alang-alang, bambu dan tumpukan sampah akibat pembakaran yang disengaja. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...

Article Image
Buka Tadarus. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Ajak Para Ibu Biasakan Anak dan Keluarga Baca Al Qur'an

Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggel...

Article Image
Gus Shobih Buka Pondok Ramadhan SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta membentuk karakter siswa berakhl...