Mengantisipasi bencana
hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di puncak musim hujan, Wakil Bupati
Mujib Imron menghimbau kepada masyarakat agar lebih intens dalam melakukan mitigasi.
Senantiasa siap siaga menghadapi bencana yang bisa terjadi kapanpun. Terlebih dengan
tingginya curah hujan saat ini.
Tentunya setiap warga harus benar-benar memiliki kesadaran tentang pentingnya mitigasi kebencanaan mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar untuk keselamatan bersama. Berikut pengambilan keputusan yang tepat untuk membangun lingkungan yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana.
"Kita berharap, masyarakat melakukan mitigasi bencana. Artinya harus siap-siap juga dengan kondisi cuaca saat ini. Kalau ada hal yang perlu segera dilakukan, saya minta Pemerintah Desa juga kita kerjasama agar bisa ditangani bersama. Karena untuk menyelamatkan jiwa, kesetiakawanan di Desa itu harus ditumbuhkan oleh Perangkat Desa," tutur Wakil Bupati.
Disampaikan seusai meninjau beberapa rumah warga di Kecamatan Winongan yang rusak akibat hujan deras dan plengsengan saluran irigasi yang jebol, Wakil Bupati mengapresiasi sikap tanggap Perangkat Desa dalam menanggulanginya. Sekaligus memintanya agar selalu menjaga kekompakan dan siaga bencana.
"Saya terimakasih kepada Perangkat Desa yang segera melaporkan musibah yang menimpa Saudara-saudara kita di Winongan. Saya minta kesetiakawanan, kebersamaan ditumbuhkan dan diperkuat kembali. Kita harus saling bergotong royong, terutama dengan curah hujan sekarang ini," tandas Gus Mujib sapaan akrabnya pada hari Senin (30/1/2023).
Sebaliknya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan selalu siap dalam menghadapi potensi terjadinya bencana hidrometerologi karena kondisi cuaca relatif ekstrim dalam beberapa hari terakhir. Baik banjir, angin kencang maupun tanah longsor.
"Plengsengan itu dibangun oleh APBDes. Maka kami sarankan supaya segera dimasukkan anggaran perbaikan sebelum APBDes ditetapkan," pinta Gus Mujib didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Eko Bagus Wicaksono dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris.
Hujan intensitas deras yang mengguyur wilayah Winongan dan sekitarnya selama lebih dari 3 jam pada tanggal 28 Januari 2023 menyebabkan ambrolnya plengsengan saluran irigasi di Dusun Karang Asem, Desa Sidepan. Selain itu, hujan deras juga mengakibatkan dua rumah warga rusak berat. Masing-masing menimpa rumah Sarofah dan Ahmad Rifai warga Dusun Beringin, Desa Jeladri.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan kemanusiaan. Diantaranya, paket bantuan logistik, uang tunai dan peralatan rumah tangga kepada korban terdampak bencana. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Perangkat Daerah terkait akan memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan. (Eka Maria)
Komentar