Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Cluster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Pasuruan Mulai Vaksinasi Puluhan Ribu Pelajar SMP

Gambar berita
02 Oktober 2021 (19:04)
Pendidikan
3085x Dilihat
0 Komentar
admin

Puluhan ribu pelajar SMP/Mts negeri di Kabupaten Pasuruan, mulai divaksin.

Seperti yang terlihat di SMPN 3 Bangil, Sabtu (02/10/2021) pagi. Beberapa ruang kelas dan laboratorium serta aula di sekolah tersebut disulap menjadi lokasi vaksinasi.

Sedangkan para pelajar dipecah ke dalam beberapa ruangan agar tidak terjadi kerumunan. 

Dari pantauan di lapangan, ratusan siswa/siswi di sekolah tersebut tak langsung menerima vaksin. Melainkan harus lolos screening oleh petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Kepala SMPN 3 Bangil, Sulistyorini mengatakan, total ada 250 pelajar kelas IX yang mengikuti vaksinasi. Sedangkan pelajar di kelas VII maupun VIII akan mengikuti vaksinasi, di agenda selanjutnya.

"Kalau ditanya kapan vaksinasi untuk siswa kelas VII dan VIII, kita hanya menunggu petunjuk dari Pemkab Pasuruan. Karena kami hanya pelaksana saja," kata Rini, di sela-sela mengawasi jalannya vaksinasi.

Dengan selesainya vaksinasi pada 250 anak didiknya, Rini optimis rasa percaya diri para pelajar untuk tetap bisa menjalani kegatan belajar mengajar, semakin tinggi.

"Sekarang udah nggak was-was lagi. Karena mereka sudah divaksin, jadi lebih PD untuk berkegiatan, meskipun mereka harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menegaskan bahwa vaksinasi pelajar SMP adalah sebuah ikhtiyar untuk bisa mengantisipasi cluster positif Covid-19 dari lingkungan sekolah seperti yang terjadi di beberapa wilayah tanah air.

"Vaksinasi pelajar SMP jadi langkah untuk mengantisipasi munculnya klaster Covid-19 dari sekolah. Semoga tak terjadi di Kabupaten Pasuruan," tegasnya.

Untuk vaksinasi pelajar SMP dilaksanakan secara serentak di 63 SMP/Mts negeri di Kabupaten Pasuruan. Totalnya mencapai sekitar 10 ribu anak berusia mulai 12 tahun.

Para siswa ini sudah menjalani PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas di Kabupaten Pasuruan sejak agustus lalu. Kata Anang, semua sekolah harus betul-betul mengawasi jalannya PTM dengan prokes ketat, agar potensi penyebaran Covid-19 bisa diidentifikasi sedini mungkin.

"Semua sekolah harus berkomitmen dalam mengawasi setiap KBM maupun penerapan prokes selama digelarnya tatap muka. Sekecil apapun harus diperhatikan," tegasnya.(emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Usulkan 5 Raperda non APBD Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengusulkan lima rancangan peraturan daerah (raper...

Article Image
Pekan Raya Pasuruan 2026, Dispendukcapil Fasilitasi 500 Lebih Pemohon KTP Baru

Hanya dalam waktu satu minggu selama penyelenggaraan Pekan Raya Pasuruan 2026,...

Article Image
Kunjungi KUTT Sukamakmur Grati. Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto Ajak Peternak Sapi Perah Tingkatkan Produksi Susu Segar

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto berkunjung ke...

Article Image
Niken Salindri dan Fake Dopp Hebohkan Malam Penutupan Pekan Raya Pasuruan 2026. Bupati Mas Rusdi : Terima Kasih untuk Forpimda, DPRD dan Seluruh Lapisan Masyarakat

7 hari berturut-turut, Pekan Raya Pasuruan 2026 yang digelar di Taman Chandra Wi...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Sabet Juara II Festival Ekonomi Syariah 2026

Kabupaten Pasuruan berhasil meraih Juara II dalam ajang Festival Ekonomi Syaria...