Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Antisipasi Kebakaran Hutan, BPBD Kabupaten Pasuruan Sinergi Dengan TNBTS

Gambar berita: Antisipasi Kebakaran Hutan, BPBD Kabupaten Pasuruan Sinergi Dengan TNBTS

Mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan khususnya di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang berpotensi terjadi selama puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan intens bekerjasama dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNTBS) dalam melakukan sosialisasi tentang pentingnya peran serta mengamankan menjaga hutan. Tujuannya, ada kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga hutan, terutama pada bulan Juni yang merupakan puncak musim kemarau.

Kata Sekretaris BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, diantara bentuk sosialisasi dilakukan dengan menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Bertempat di lautan pasir Gunung Bromo Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, agenda yang dilaksanakan pada hari Rabu (31/05/2017) tersebut diikuti oleh TNI, Polri, BPBD Kabupaten Pasuruan, Probolinggo,  Malang dan Lumajang, Masyarakat Peduli Api, Paguyuban JEEP, Paguyuban Kuda dan tokoh agama/ masyarakat Tengger.

“Melalui Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan, peserta upacara diharapkan dapat menyampaikan pada masyarakat agar berpartisipasi aktif mengamankan hutan, sesuai dengan tugas pokok masing-masing. Dengan demikian, tanaman yang selama ini ditanam masyarakat tetap hidup dan memberikan manfaat serta kelestarian hutan tetap terjaga, sehingga sumber-sumber air yang selalu dibutuhkan manusia tetap lestari”, urainya kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan.  

Poin penting yang perlu diperhatikan masyarakat agar lahan hutan tetap terjaga kelestariannya yakni dengan lebih berhati-hati ketika mendaki gunung camping dengan tidak meninggalkan sisa api perapian. Selain faktor kesengajaan seperti pembukaan lahan, kebakaran hutan juga disebabkan karena kelalaian, misalnya lupa mematikan perapian saat camping.      

Sugeng berpesan, jika semisal masyarakat melihat titik api di areal hutan dapat langsung menghubungi Perhutani atau BPBD untuk kemudian ditindaklanjuti. Dari BPBD sendiri telah menyediakan bantuan logistik berupa makanan siap saji untuk pemadam kebakaran yang dapat bertugas setiap saat dibutuhkan. (Eka Maria)  

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...