Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Peningkatan Kasus dan Penyebaran DBD, Pemkab Pasuruan Luncurkan Program GERAM SIKAT NYAMUK P-G1R1J

Gambar berita
08 Juni 2018 (17:22)
Pelayanan Publik
3952x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus dan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berinovasi dengan meluncurkan program GERAM SIKAT NYAMUK P-G1R1J (Gerakan Bersama Masyarakat, Siswa-Santri dan Karyawan Anti Nyamuk Aedes Agypti dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik). Tujuannya sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular DBD dengan meningkatkan kinerja pengendalian vektor nyamuk DBD.

Bertempat di Graha Bina Praja, Gedung Serba Guna Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/6/2018), launching program dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji yang diawali dengan paparan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Agung Basuki tentang kondisi DBD di Kabupaten Pasuruan. Berikut penjelasan tentang kegiatan pencegahan dan pengendalian DBD di Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari yang disampaikan  Kepala Pondok Pesantren Ngalah, M. Abdul Ghofur.

“Kami bangga dengan berjalannya program Geram Sikat Nyamuk P-G1R1J ini. Agar bisa terlaksana dengan baik, maka kegiatan pemberdayaan masyarakat dan juga pondok pesantren dalam mengupayakan penurunan kasus DBD di wilayah Kabupaten Pasuruan”, tuturnya.

Dalam kegiatan sosialisasi serta penggalangan komitmen terhadap pencegahan penyebaran DBD yang melibatkan banyak stakeholder tersebut, Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Agus Eko Iswahyudi memberikan dukungan kepada PP GEDAR dan Korwil GEDAR. Ditambahkan Kasi  Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan  Kabupaten Pasuruan, dr. Rahmat Aprillah,  inovasi ini didorong atas pentingnya upaya menekan peningkatan jumlah kasus DBD dan mencegah timbulnya kematian akibat DBD, termasuk untuk mempersempit jumlah wilayah desa endemis.

“Ada empat karakteristik program inovasi ini, yaitu pengembangan konsep kolaborasi, peningkatan dukungan stake holder, adopsi kearifan lokal, implementasi konsep pemberdayaan masyarakat dan pengembangan aplikasi pelaporan kegiatan berbasis internet. Kami juga menggelar lomba poster GEMAS DARLING dan kegiatan inovasi di 24 wilayah Puskesmas. Penyaji poster terfavorit adalah Puskesmas Rembang dengan tema “Waria Pake Legging” (Warga Ceria Tanpa Kena Lagi Asap Foging), yaitu program pemberantasan DBD dengan mengedepankan program PSN 4M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang dan memantau jentik) dan meminimalkan penggunaan asap foging”, urainya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Sidak Benyubiru. Warga Berebut Minta Foto

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pema...

Article Image
Sholat Ied di Masjid Agung Bangil. Mas Rusdi : Selamat Berlebaran Bersama Keluarga. Mohon doa agar Rencana Besar Pembangunan di Bangil Berjalan Lancar

Puluhan ribu umat islam melaksanakan ibadah Sholat Ied (Hari Raya Idul Fitri) 14...

Article Image
Sebulan Penuh Ramadhan. RSUD Grati Bagi-Bagi Takjil Keluarga Pasien Rawat Inap

Apa yang dilakukan RSUD Grati patut diacungi jempol.Pasalnya, setiap hari selama...

Article Image
Monitoring Posyan dan Pospam. Gus Shobih Himbau Pemudik Tak Terburu-Buru dalam Berkendara

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori bersama Forpimda Kabupaten Pasuruan melaksa...

Article Image
Pastikan Buka 24 Jam, Mas Rusdi Sidak Sejumlah Puskesmas

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melaksan...