Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk getol mengembangkan pembinaan sepak bola usia dini.
Sebagai buktinya, Pemkab Pasuruan kembali menggelar Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan antar pelajar SMP sederajat se-Kabupaten Pasuruan.
Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori dari Lapangan Desa Dawuhan Sengon, Kecamatan Purwodadi, Rabu (17/6/2026) pagi ditandai dengan tendangan bola pertama di tengah lapangan.
Menariknya, ini adalah cara Pemkab Pasuruan menentukan siapa bibit-bibit remaja yang punya potensi besar menjadi atlet sepakbola Kab Pasuruan, siap untuk membawa nama harum daerah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan, Mohammad Agus Masjhady menjelaskan bahwa kompetisi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengasah kemampuan atlet usia dini sekaligus mendukung prestasi sepak bola Kabupaten Pasuruan di tingkat regional.
"Turnamen ini tak lain sebagai ajang pembinaan dan kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet-atlet muda sepak bola Kabupaten Pasuruan untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Ngawi," katanya.
Ia menambahkan, pertandingan akan berlangsung mulai 17 hingga 25 Juni 2026 dan digelar di beberapa lapangan yang telah ditentukan panitia. Sedangkan pesertanya adalah 24 tim yang mewakili 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terdiri dari gabungan SMP dan MTs negeri maupun swasta.
Pada laga pembuka, tiga pertandingan langsung tersaji di Lapangan Dawuhan Sengon Purwodadi. Pertandingan pertama mempertemukan tim Kecamatan Purwodadi melawan Tosari, dilanjutkan Purwosari menghadapi Sukorejo, serta Tutur yang berhadapan dengan Puspo.
Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam empat zona pertandingan, yakni zona selatan, tengah, timur, dan barat. Masing-masing zona dihuni enam tim yang akan bersaing untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Fase penyisihan berlangsung pada 17 hingga 20 Juni 2026 di empat venue berbeda, yakni Lapangan Dawuhan Sengon Purwodadi, Lapangan Kebotohan Kraton, Stadion Ahmad Yani Grati, dan Lapangan Plumbon Pandaan.
Dari fase penyisihan tersebut akan terjaring 12 tim terbaik yang berhak melaju ke babak selanjutnya. Kompetisi kemudian berlanjut ke fase gugur hingga perempat final, semifinal, dan final yang dipusatkan di Lapangan Plumbon, Kecamatan Pandaan.
Partai puncak Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni mendatang. Selama sembilan hari pelaksanaan, total 23 pertandingan akan digelar untuk menentukan siapa yang berhak menyandang gelar juara sepak bola pelajar tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Pasuruan
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori mengaku bangga melihat antusiasme para pelajar mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan kesehatan generasi muda.
"Saya mewakili Pak Bupati sangat senang melihat antusiasme anak-anak mengikuti Liga Sepak Bola Piala Bupati 2026. Perjalanan kalian dimulai hari ini. Yang paling penting bukan hanya menang atau kalah, tetapi kesehatan dan pembentukan karakter. Di dalam tubuh yang sehat akan tumbuh jiwa yang sehat. InsyaAllah anak-anak kita menjadi pribadi yang tangguh dan tidak cengeng," ujarnya.
Gus Shobih - sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini juga berpesan agar seluruh peserta mempersiapkan mental dengan baik dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
"Bermainlah dengan hati, tetap junjung sportivitas, hormati wasit dan lawan kita. Karakter juara sejati adalah mereka yang mampu menghargai orang lain di dalam lapangan. Tampilkan permainan terbaik, buat bangga sekolah dan kecamatan kalian. Ingat, juara lahir dari latihan keras, bukan dari keberuntungan. Gunakan kaki kalian untuk mencetak gol dan gunakan kegagalan sebagai pelajaran untuk bangkit. Menang hanyalah bonus dari kerja keras," tegasnya. (emil)
Komentar