Ratusan mahasiswa SI, S2 dan S3 dari 42 negara di dunia berkunjung ke Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/7/2026).
Kedatangan para mahasiswa luar negeri tersebut adalah bagian dari pembelajaran outing class pasca sarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dalam program Summer School 2026.
Selama di Kabupaten Pasuruan, mereka berkunjung ke Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur Grati untuk pelaksanaan pengabdian masyarakat internasional berupa field learning dan diskusi edukatif/penyuluhan antara OPD, peternak lokal, dan mahasiswa dengan topik utama yang diusung, yakni "Green Economy and Sustainable Industry".
Di akhir kunjungannya, mereka diajak untuk melihat peternakan sapi perah yang dikelola KUTT Suka Makmur sekaligus minum susu bersama.
Hariyono Ketua Penjaminan Mutu Pasca Sarjana UNAIR Surabaya, Dr Hariyono menjelaskan summer school di sekolah pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) merupakan program pendidikan intensif yang diselenggarakan selama musim panas.
Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa pascasarjana untuk memperdalam pengetahuan dalam bidang studi tertentu atau mengeksplorasi topik baru.
Selain itu, summer school juga menjadi platform untuk berbagi penelitian, pengalaman, dan jaringan dengan sesama mahasiswa pascasarjana dari berbagai latar belakang akademik dan geografis di semua belahan dunia.
"Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Sekolah Pascasarjana UNAIR dalam memperkuat peran sebagai School of Collaborative Leadership yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan kebijakan berkelanjutan di tingkat global," katanya.
Tak hanya ke KUTT Sukamakmur, para mahasiswa tersebut juga akan menikmati Gala Dinner di Pendopo Agung Wonokitri di Kecamatan Tosari sekaligus keesokan paginya akan diajak melihat "the real sunrise of Bromo Mountain".
Hariyono meyakini para mahasiswa akan mendapatkan banyak pengetahuan baru seputar potensi yang ada di Kabupaten Pasuruan.
"Hari ini kita minum susu bersama, dan melihat peternakan sapi, dan esok pagi ke Bromo. Diharapkan semuanya akan mendapatkan pemahaman dan pengetahuan akan potensi yang dimiliki Kabupaten Pasuruan, dan punya pengalaman yang tak terlupakan saat datang ke Kabupaten Pasuruan," tegasnya.
Salah satu mahasiswi asal India, Cavya mengaku sangat antusias mengikuti summer school di Kabupaten Pasuruan. Ia menyukai "suka susu" yang disediakan KUTT Suka Makmur dalam kemasan botol.
"I really like matcha and original milk. It's very delicious and tasty," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KUTT Suka Makmur, Evi Zainal Abidin mengaku siap mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui swasembada susu segar dalam negeri yang nantinya akan dapat berkontribusi pada kedaulatan gizi nasional.
"Kita siap mewujudkan ketahanan pangan nasional. Khususnya swasembada susu segar dalam negeri yang tentunya akan berkontribusi pada kedaulatan gizi nasional," terangnya.
Ditanya soal kunjungan para mahasiswa luar negeri, Evi berterima kasih sekaligus menyambut baik. Sebab hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Pasuruan memiliki banyak sekali kemajuan yang patut dikenalkan di dunia dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Jawa Timur.
"Ini penghalaman menarik, Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi salah satu destinasi. Ini membuktikan pasuruan punya banyak sekali kemajuan yang patut dikenalkan dan jadi inspirasi bagi daerah lain," tutupnya.
Diketahui, untuk tahun 2026 ini, Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga menyelenggarakan The 6th Summer School 2026 dengan tema “Strategies for Climate Adaptation and Disaster Risk Reduction from a Multidisciplinary Perspective.”
Kegiatan internasional keenam kalinya ini diikuti oleh 162 peserta dari 42 negara, menjadi ruang kolaborasi untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan solusi inovatif dalam menghadapi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana. (emil)
Komentar