Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasuruan periode 2026–2031. Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut digelar di Auditorium Mpu Sindok, Gedung Kantor Bupati Pasuruan, pada Rabu (22/7/2026) pagi.
Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori melantik langsung jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS yang baru saja lolos dari seleksi panitia seleksi (pansel) dengan kepengurusan yang diwarnai kombinasi kepemimpinan Ketua wajah lama serta susunan anggota yang diisi oleh jajaran baru.
Saat menyampaikan sambutan setelah melantik, Gus Shobih menepis kabar burung mengenai pengalihan tugas BAZNAS ke kementerian lain. Ia menegaskan bahwa berdasarkan UU No. 23 Tahun 2011 dan PP No. 14 Tahun 2014, BAZNAS merupakan Lembaga Pemerintah Non-Struktural yang bersifat permanen.
"Setelah saya cek undang-undangnya dan berkonsultasi dengan teman-teman DPR RI, tidak ada perubahan. BAZNAS tetap berada di bawah naungan Kementerian Agama dan bertanggung jawab kepada Bupati di tingkat kabupaten," ujar Gus Shobih.
Kemudian Gus Shobih mengimbau pengurus BAZNAS periode 2026–2031 untuk tidak hanya menyalurkan bantuan secara karitatif atau konsumtif, melainkan mengembangkan program-program yang berdampak produktif. Penyaluran zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat diselaraskan dengan 33 Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, khususnya pada bidang pendidikan, keagamaan, dan pengentasan kemiskinan.
"Kami berharap program pendayagunaan BAZNAS disinkronkan dengan program prioritas Pemkab Pasuruan agar manfaatnya betul-betul produktif dan dirasakan oleh perekonomian masyarakat," tambahnya.
Gus Shobih juga mengapresiasi kesigapan BAZNAS Kabupaten Pasuruan yang selama ini responsif terhadap masalah-masalah sosial. Ia mencontohkan aksi nyata BAZNAS dalam membantu membiayai operasional medis seorang anak penderita atresia ani (tidak memiliki anus) di Kecamatan Grati selama satu tahun terakhir.
Mengakhiri sambutannya, Gus Shobih mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh jajaran pengurus baru. Ia berharap BAZNAS dapat terus melahirkan inovasi yang transparan dan akuntabel, sehingga makin memperkuat rasa kepercayaan dari para ASN maupun seluruh umat Islam di Kabupaten Pasuruan. (iguh)
Komentar