Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Januari-Juli 75 Kasus Kebakaran. Damkar Kabupaten Pasuruan Imbau Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan

Gambar berita: Januari-Juli 75 Kasus Kebakaran. Damkar Kabupaten Pasuruan Imbau Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan

Terhitung Januari-Juli 2026, tercatat ada 75 kejadian kebakaran di Kabupaten Pasuruan.

Puluhan kejadian kebakaran ini bersumber dari data Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasuruan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasuruan mengatakan dari 75 kejadian kebakaran, rata-rata didominasi oleh kebakaran pada lahan terbuka yang ditumbuhi rumput, ilalang maupun tebu. Bahkan prosentasenya mencapai 85%.

"Paling banyak kebakaran lahan terbuka yang banyak ilalang, rumput maupun tebu," kata Bambang saat ditemui di ruangannya, Rabu (22/7/2026).

Banyaknya kejadian kebakaran pada lahan terbuka disebabkan beberapa faktor. Salah satunya kurangnya pemahaman warga yang sengaja membakar ilalang atau tebu, tapi tidak ditunggui. Sehingga beresiko pada semakin meluasnya kebakaran, dan ditakutkan merembet ke permukiman warga.

Beruntung, sampai sejauh ini, Bambang menegaskan tidak ada satupun yang sampai meluas ke rumah-rumah penduduk. 

"Penyebabnya kebanyakan karena kurangnya pemahaman pembersihan lahan. Maksudnya, habis dibakar tapi kemudian dibiarkan begitu saja," imbuhnya. 

Untuk melakukan pemadaman, Damkar Kabupaten Pasuruan memiliki 50 personel yang dibagi menjadi 3 regu. Dimana satu regu beranggotakan 15 orang yang melaksanakan tugasnya 24 jam dengan pembagian hari kerja sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Selain SDM, Damkar Kabupaten Pasuruan menurut Bambang juga memiliki 8 kendaraan pemadam kebakaran. Hanya saja, dari jumlah tersebut, dua diantaranya mengalami kerusakan sehingga tidak bisa beroperasi.

"Kalau kendaraan kami ada 8 unit. Tapi 2 kendaraan dalam kondisi rusak, dan 6 kendaraan lainnya ready 24 jam," singkatnya. 

Dengan banyaknya kejadian kebakaran di lahan terbuka, Bambang mengimbau masyarakat agar tak lagi melakukan pembakaran sampah di lahan terbuka dengan dalih pembersihan.

"Kalau terpaksa dibersihkan dengan cara dibakar, ya pastikan aman, ada orang menunggui sampai selesai. Bukan didiamkan kemudian ditinggal," harapnya. 

Tak hanya kepada warga, Damkar Kabupaten Pasuruan juga mendorong pemerintah desan dan tingkat kelurahan untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.

"Saya minta wilayah ikut mengawasi warganya dan memberikan edukasi agar tidak membakar sampah. Kalau perlu dibuat surat edaran melalui masing-masing kelurahan," tegasnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Nikmatnya Kupang Kraton. Kuliner Legendaris Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan selain dikenal daerah industri dan religius, juga terkenal ak...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...