Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Pasuruan Berlakukan ASN Work From Home

Gambar berita
23 Maret 2020 (19:18)
Pelayanan Publik
6548x Dilihat
0 Komentar
admin

Terhitung hari ini, Senin (23/03/2020) hingga dua minggu ke depan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberlakukan kebijakan Work From Home atau bekerja di rumah.

Kebijakan ini diberlakukan untuk seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkab Pasuruan melalui Surat Edaran Bupati Pasuruan Nomor 800/431/424.103/2020 tentang penyesuaian system kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Lingkup Pemkab Pasuruan.

Dalam SE tersebut, beberapa aturan penyesuaian system kerja para ASN diberlakukan, diantaranya;

Pertama, bagi para pejabat eselon II (JPT) dan pejabat eselon III (administrator) pada badan atau dinas, wajib melaksanakan tugas di kantor. Sedangkan bagi pejabat eselon IV (pengawas) dan staf (pelaksana) melaksanakan tugas di rumah.

Kedua, para Asisten, Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian pada Kesekretariatan Daerah, wajib melaksanakan tugas di kantor , sedangkan bagi staf (pelaksana) melaksanakan tugas di rumah.

Ketiga, bagi para camat, sekcam dan kepala seksi wajib melaksanakan tugas di kantor. Sedangkan bagi para Kasubag hingga staf pelaksana melaksanakan tugas di rumah.

Keempat, bagi para lurah dan secretaries kelurahan wajib melaksanakan tugas di kantor. Sedangkan para staf pelaksana bekerja di rumah.

Kelima, bagi unit kerja atau perangkat daerah yang melakukan pelayanan public diserahkan sepenuhnya sesuai kebijakan Pimpinan OPD  berdasarkan ritme kerjanya.

Keenam, Pemkab Pasuruan tetap memberikan tambahan penghasilan pegawai (TPP)  bagi ASN yang melaksanakan tugas kedinasan dari rumah secara penuh dalam bulan maret.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengatakan, kebijakan ini dibuat semata-mata untuk menekan penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, serta menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat, Propinsi hingga Amanat Kapolri yang intinya adalah mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama berjuang melawan Virus Corona.

“Kita arahkan masyarakat untuk melaksanakan apa yang sudah menjadi Amanat Kapolri maupun kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemprov Jatim,” kata Irsyad, sesaat setelah memimpin Rapat Koordinasi bersama para anggota Forpimda Kabupaten Pasuruan, di Command Center, Komplek Pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (20/03/2020).

Ditegaskan Irsyad, meski bekerja dari rumah, dirinya menegaskan bahwa pelaksanaannya tidak mengganggu pelayanan masyarakat dan target kinerja OPD. Oleh karena itu, dirinya juga mengintruksikan OPD untuk menunda perjalanan dinas, baik dalam Propinsi maupun luar Propinsi, terkecuali untuk urusan yang sangat penting dan mendesak atas ijin Bupati Pasuruan atau Sekda.

“Bekerja dari rumah tetap akan kita awasi dan control. Karena pemberian TPP masih kita berlakukan, dengan syarat para ASN melaksanakannya secara penuh. Kalau ada yang ijin perjalanan dinas, lebih baik ditunda dulu. Kita laksanakan Social distancing seperti yang diintruksikan Pemerintah Pusat maupun Pemprov,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji menambahkan, pengawasan dan pembinaan pegawai tetap akan dilakukan melalui Kepala OPD masing-masing. Dan bagi para pegawai yang melaksanakan tugas di rumah, harus siap dipanggil atau datang ke kantor, apabila dibutuhkan.

“Banyak sekali pekerjaan yang memang harus diselesaikan oleh para staf. Contohnya setiap tanggal 10, kita harus mengirimkan laporan kegiatan kepada Pemprov. Substansi materinya dikerjakan di rumah. Kalaupun ada panggilan dan itu wajib datang, maka ya harus datang,” jelasnya.

Kepada Suara Pasuruan, Agus juga menyampaikan bahwa untuk OPD-OPD yang berhubungan langsung dengan pelayanan public, harus ada staf yang bekerja seperti biasanya. Seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Dispenduk Capil, Satpol PP, Pelayanan Pajak, Metrologi.

“Banyak sekali OPD yang terkait langsung dengan pelayanan public. Ya harus ada pegawainya, karena pelayanan ada yang bisa digantikan dengan online, tapi ketika membutuhkan kehadiran pegawai, maka harus hadir,” ucapnya.

Tak selesai sampai di situ, Pemkab Pasuruan juga akan langsung melakukan sosialisasi Amanat Kapolri, dengan mengundang seluruh perwakilan lembaga keagamaan yang berencana menggelar acara dengan melibatkan banyak orang.
“Kita akan undang besok supaya semuanya tidak salah paham. Melainkan bisa memahami situasi dan kondisi yang terjadi pada negeri ini. Social distancing dan lebih baik di rumah saja, itulah intinya yang nanti akan sosialisasikan,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pasuruan United Raih Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Pasuruan United sukses meraih runner up dalam Kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala G...

Article Image
12 Rumah Warga Jarangan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah warga Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten P...

Article Image
Sepakat Tekan Pengangguran. Pemkab Pasuruan dan HR Club Teken MoU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Komunitas Pengelola Sumber Daya Manusia (H...

Article Image
Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Pasuru...

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...