Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Perubahan Harga Sembako Saat Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, Pemkab Pasuruan Gelar HLM TPID

Gambar berita
11 Februari 2026 (13:09)
Pemerintahan
739x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Mengantisipasi perubahan harga kebutuhan bahan pokok yang terjadi saat Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID).

Acara tersebut digelar di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (11/2/2026) dan dibuka secara resmi oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Hadir pula Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uly; Sekda Yudha Triwidya Sasongko dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Mas Rusdi mengatakan semua pihak, utamanya TPID harus melakukan berbagai langkah sinergis responsif dan tepat sasaran dalam menyikapi potensi inflasi, khususnya bahan pokok. 

Diantaranya pertama, menjaga ketersediaan pasokan antar waktu dan antar wilayah. Yakni dengan melalui peningkatan produktifitas dan perluasan akses pembiayaan guna mendukung program prioritas pemerintah, termasuk makan bergizi gratis.

"Kelancaran distribusi dan kualitas logistik pangan melalui fasilitasi distribusi antar wilayah," katanya.

Selanjutnya, Mas Rusdi juga meminta agar semua pihak dapat menjaga stabiitas harga kebutuhan bahan pokol selama Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriyah. 

"Memperkuat sinergi kebijakan dan komunikasi untuk mengelola ekspektasi inflasi masyarakat juga harus dilakukan," imbuhnya. 

Lebih lanjut Mas Rusdi menegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, inflasi volatile food pada rentang target yang disepakati sangat penting untuk dijaga. Terutama pada periode hari besar keagamaan.

"Kita juga melakukan operasi pasar, gelar pasar murah sampai monitoring harga bahan pokok untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil," tegasnya.

Sementara itu, Sekda Yudha menjelaskan pada periode Januari sampai minggu pertama bulan pebruari 2026, Kabupaten Pasuruan mengalami deflasi selama 5 minggu secara berturut-turut.

Deflasi tersebut disebabkan oleh penurunan harga pada komponen harga bergejolak (volatile food/vf). Untuk komoditas yang memberikan andil deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, beras, bawang merah, dan telur ayam ras.

"Penurunan harga sejumlah komoditas pangan tersebut didorong oleh masih berlangsungnya musim panen di sejumlah daerah sentra produksi serta ketersediaan yang melimpah," jelasnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri RAT ke-25, Bupati Rusdi Buka Peluang Kolaborasi Pemda dengan BMT-UGT Nusantara

BMT-UGT Nusantara resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 se...

Article Image
Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025. Mas Rusdi : Pertumbuhan Ekonomi, IPM, Umur Harapan Hidup Sampai Komponen Pendidikan, Meningkat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaba...

Article Image
Danrem Kohir dan Gus Shobih Resmikan Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Lumbang

Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir bersama Wakil Bupa...

Article Image
Halal Bihalal dengan Ribuan ASN. Bupati Rusdi : Jadikan Idul Fitri Momen Mereset Perilaku dan Kinerja Jadi Makin Baik

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel bersama dan Halal Bihalal Idul Fitr...

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...