Ada banyak cara yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat nilai-nilai harmoni dan toleransi beragama di kalangan pelajar. Diantaranya dilakukan dengan mengukuhkan Duta Moderasi Beragama. Seperti yang hari ini, Senin (14/8/2023) dilaksanakan di lapangan Bulusari, Kecamatan Gempol.
Bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-62, secara simbolis, Wakil Bupati sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Pasuruan, Mujib Imron mengisbatkan kedua Duta Moderasi Beragama. Keduanya merupakan siswa dari masing-masing Satuan Kerja (Satker) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kabupaten Pasuruan. Secara keseluruhan, total ada 22 anak yang merupakan perwakilan dari 11 Satker sebagai Duta Moderasi Beragama di Kabupaten Pasuruan.
Dalam Apel Besar Pramuka, Kak Mujib didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag, Syaikhul Hadi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah berkesempatan menyandangkan selempang bertuliskan "Duta Moderasi Beragama"Â kepada kedua perwakilan. Setelah sebelumnya membacakan kalimat pengukuhan dengan lantang di hadapan seluruh peserta.
"Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, pada hari ini Senin 14 Agustus 2023, saya Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pasuruan, mengukuhkan 22 peserta didik dari MIN, MTSN dan MAN menjadi Duta Moderasi Beragama. Saya percaya bahwa peserta didik akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggungjawab," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan menyatakan, dikukuhkannya Duta Moderasi Beragama bertujuan untuk menciptakan karakter generasi penerus bangsa yang siap mengayomi antar sesama umat beragama, menjaga nilai-nilai Pancasila dan anti radikalisme. Sekaligus dimaksudkan agar menguatkan komitmen kebangsaan berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
"Kami harapkan, dengan adanya Duta Moderasi Beragama bisa menjaga dan menguatkan toleransi untuk menjaga kerukunan umat beragama. Juga siap melawan gerakan intoleransi dan radikalisme demi keutuhan NKRI serta menjaga dan menerima nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat," kata Syaikhul Hadi pada saat dikonfirmasi oleh Tim Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar