Di minggu pertama bulan Agustus 2023, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada para penerima manfaat. Total ada 90 unit rumah yang tersebar di beberapa Desa di dua wilayah yang berbeda yakni Kecamatan Winongan dan Kecamatan Kraton. Â
Secara simbolis, bantuan diserahterimakan dari Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron kepada beberapa perwakilan penerima. Seperti halnya yang dilaksanakan pada hari ini, Rabu (2/8/2023) dalam Sosialisasi Pelaksanaan BSPS Tahun Anggaran 2023 Tahap VI Provinsi Jawa Timur.
Di Kecamatan Winongan sebanyak 70 unit rumah yang tersebar di 3 Desa. Masing-masing di Desa Karang Tengah sebanyak 30 unit rumah, Desa Kedungrejo sebanyak 20 unit rumah dan Desa Minggir sebanyak 20 unit rumah. Sedangkan di Kecamatan Kraton sebanyak 20 unit rumah. Semuanya berada di Desa Kraton.
Adapun para penerima bantuan, Chodijah dari Desa Karang Tengah, Kecamatan Winongan dan Holim dari Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan. Selain itu, Gus Mujib sapaan familiar Wakil Bupati juga menyerahkannya kepada Robiatul Adawiyah dari Desa Minggir, Kecamatan Winongan dan Lasmini dari Desa Kraton, Kecamatan Kraton.
Dalam sambutannya, Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan menyampaikan, program BSPS tersebut merupakan salah satu program dari Pemerintah Pusat. Tahun ini, lebih tepatnya pada bulan Agustus 2023, Kabupaten Pasuruan mendapatkan jatah sebanyak 90 unit.
"Kita harus bersyukur, alhamdulillah Kabupaten Pasuruan mendapatkan jatah sebanyak 90 unit. Mudah-mudahan ke depannya jumlah bantuan BSPS bisa bertambah untuk masyarakat kita", ujar Wakil Bupati didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Pasuruan.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren tersebut menambahkan bahwa upaya perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) menjadi salah satu target Pemerintah Daerah dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting. Karena kondisi RTLH dapat menjadi sumber penyebab stunting bagi anak-anak, terutama balita.
Diketahui, besaran nominal BSPS Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 20 Juta setiap unit. Adapun rinciannya, Rp 17.500.000 untuk bahan material dan Rp 2.500.000 untuk ongkos tukang. (Eka Maria+Iguh) Â
Komentar