Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Awal Tahun, Banjir Terjang Rejoso dan Grati

Gambar berita
04 Januari 2026 (16:38)
Lingkungan
272x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hingga kini, banjir masih menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di wilayah-wilayah terdampak.

Ribuan rumah di wilayah Kecamatan Rejoso dan Grati terendam banjir, sejak Sabtu (3/1/2026) malam.

Dari dua wilayah tersebut, banjir paling parah terjadi di wilayah Kecamatan Rejoso.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menyebut, setidaknya ada 7desa yang berjibaku dengan banjir, diantaranya Desa Sadengrejo, Karang Pandan, Pandanrejo, Kawisrejo, Toyaning, Kedungbako dan Desa Jarangan. 

Dari ketujuh desa tersebut, Desa Toyaning dan Sadengrejo adalah wilayah dengan genangan banjir cukup tinggi sampai ketinggian 50 sentimeter. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, untuk wilayah Desa Sadengrejo, banjir dengan ketinggian air 50 sentimeter terjadi di Dusun Bantengan. Sedangkan di Desa Toyaning, dusun terdampak paling parah yakni Dusun Toyaning.

"Kalau rata-rata ketinggian air antara 20-40 sentimeter. Tapi di Dusun Toyaning dan Dusun Bantengan, banjir sampai setinggi 50 sentimeter," kata Sugeng di sela-sela kesibukannya, Minggu (4/1/2026).

Lalu bagaimana di wilayah Kecamatan Grati, Sugeng menjelaskan bahwa banjir kali ini melanda Desa Kedawung Kulon, tepatnya di Dusun Kebrukan. Hanya saja, genangannya tak sampai lama sehingga diperkirakan akan segera surut.

"Kalau di Dusun Kebrukan sudah mulai surut, mudah-mudahan tidak turun hujan deras lagi," imbuhnya. 

Terhadap seluruh wilayah terdampak, Pemkab Pasuruan menurut Sugeng tak tinggal diam, melainkan langsung melakukan tindakan kedaruratan seperti dropping bantuan biskuit dan lainnya. 

"Kami distribusikan bantuan biskuit dan makanan siap saji ke warga terdampak, karena itu yang dibutuhkan," terangnya. 

Sugeng menghimbau masyarakat agar tetap hati-hati dan waspada terhadap potensi banjir, angin kencang dan tanah longsor saat musim penghujan seperti sekarang.

"Tetap hati-hati dan waspada. Semoga kita semuanya dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa," imbaunya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...